Calon Mantu Presiden, Erina Gudono 'Pacar' Kaesang Pernah Makan Beras Lawas Campur Kerikil?
Instagram/erinagudono
Selebriti

Erina Gudono selama ini dianggap sebagai sosok yang berprestasi dan selalu sukses dalam segala hal. Meski begitu, wanita yang dikabarkan segaia calon istri Kaesang Pangarep itu sempat mengenang pernah hidup seadanya di Papua.

WowKeren - Erina Gudono hingga kini masih disorot soal kabar kedekatannya dengan Kaesang Pangarep. Puteri Indonesia DIY 2022 itu kini makin populer sejak sesi kencan bersama putra Presiden Joko Widodo itu beredar.

Melihat sikap Erina, publik angkat jempol dan memujinya cocok jadi calon menantu presiden. Bahkan tak sedikit yang mengaku jadi fans berat Erina.

Meski begitu, Erina berharap netizen tak berlebihan memujanya. Ia tetap berusaha rendah hati dan malah tak ingin memiliki fans berat.

"Aku fans beratmu mbak," kata seorang netter lewat pesan anonim. "Jangan fans berat, aku bukan artis. Fans ringan aja, fans tipis-tipis kalau bisa."

Instagram

Erina Bahas Soal Motivasi dan Pengalaman Hidup di Papua


Tak sekedar low profile, Erina juga berbagi tips tentang meningkatkan prestasi. Ia mengungkap jika kehadiran teman-teman yang sefrekuensi-lah yang membantunya tetap semangat dalam meraih sukses.

"Kasih tips donng kak biar tetap termotivasi meraih prestasi," kata netter. "Banyak sih, tapi faktor terbesarnya, cari teman-teman satu frekuensi yang memotivasi kamu. Dulu kalau aku sering lomba + belajar sama teman main, yang bikin lomba menyenangkan, isinya jalan-jalan dan seneng-seneng. Walaupun kalah, aku tetap happy making memories with them. Mungkin kalau semata-mata ambisi pribadi aku jadi pressured dan mager," balas Erina.

Masih memakai fitur anonimus, Erina juga mengenang pengalamannya hidup di Papua. Meski dari kalangan keluarga berada, putri dari guru besar UGM Prof Gudono itu juga pernah merasakan hidup dan makan seadanya.

"Masih inget makan tepung goreng gak Er," tanya seseorang. "Inget dong, waktu dulu di Papua, masak beras Bulog lawas isinya batu kerikil. Nggak punya bahan makanan, masak beras, lauknya tepung digoreng," kata Erina.

Erina juga mengaku kalau jatah makanan enak dibatasi. Namun ia menjalani semuanya dengan ikhlas dan bahagia.

"Kerupuk udang dijatahin cuma tiga biji. Satu telur dibagi dua, makan ayam dan ikan hampir nggak pernah," seru Erina. "Tapi momen terbahagia dalam hidup ya. Bisa merasa cukup dalam ketidakpunyaan."

(wk/riaw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait