Social Media Detox belakangan mulai dilirik masyarakat terutama milenial sebagai solusi untuk menghindari hidup toxic dan mengurangi kecanduan akan medsos. Kenali pengertian, tujuan dan risikonya di laman berikut ini.
- Jul 5, 2022
WowKeren - Detoks media sosial dipercaya memiliki manfaat yang besar untuk kehidupan seseorang. Sebagian masyarakat telah paham tentang pentingnya melakukan detoks media sosial.
Namun, tak sedikit pula yang masih mengabaikan hal tersebut. Mereka yang mengabaikan hal ini biasanya masih kecanduan atau tak bisa lepas dari media sosial. Bila tak segera ditangani, tentu dapat menimbulkan beragam risiko.
Salah satunya adalah stres atau depresi dalam jangka panjang. Bahkan American Psychological Associations telah melakukan survei dan mendapati 18% orang dewasa AS mengalami stres karena pemakaian media sosial berlebih.
Sementara, sebuah studi yang diterbitkan jurnal Child Development menemukan bahwa penggunaan media sosial dalam kehidupan sehari-hari dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan mental di kalangan remaja. Mereka yang menghabiskan waktu lebih banyak dengan media sosial berisiko terkena gejala ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) dan pemicu perilaku diri yang buruk.
Nah, itu dia pengertian detoks media sosial yang telah dirangkum WowKeren. Semoga, sobat WowKeren terbantu dalam mengenal apa itu detoks media sosial.
Sementara, WowKeren di artikel selanjutnya akan mengulas tanda-tanda seseorang membutuhkan detoks media sosial. Mengingat masih banyak masyarakat yang tak menyadari hal tersebut. So, jangan ketinggalan artikel selanjutnya ya. See you!
(wk/Sisi)