Dialog Park Eun Bin di episode 3 'Extraordinary Attorney Woo' soal karakternya menangani klien sesama orang dengan autisme ternyata menarik perhatian pemirsa hingga bikin mewek.
- Intan Maharani
- Kamis, 07 Juli 2022 - 15:33 WIB
WowKeren - "Extraordinary Attorney Woo" telah menayangkan episode 3 pada Rabu (6/7). Dalam kasus episode 3, Woo Young Woo (Park Eun Bin) harus membela terdakwa dengan spektrum autisme.
Mendapatkan tantangan baru, Woo Young Woo pengacara dengan spektrum autis dan sindrom Asperger harus menyesuaikan diri saat terjun di dunia masyarakat. Dengan IQ 164 dan proses berpikir kreatif, Woo Young Woo bekerja di firma hukum Hanbada dan berjuang di kehidupan sosialnya.
Di episode 3, Woo Young Woo ditunjuk untuk menampingi Jung Myeong Seok (Kang Ki Young) untuk menangani kasus Kim Jeong Hun (Moon Sang Hoon) yang dituduh membunuh kakaknya. Kim Jeong Hun juga merupakan seorang dengan spektrum autis di mana usia mentalnya berada di sekitar lima hingga enam tahun. Woo Young Woo merasa berat menangani kasus Kim Jeong Hun yang punya situasi sama dengannya, terutama karena pandangan orang terhadap penyandang disabilitas.
"Ketika saya berjalan dengan Jun Ho (Kang Tae Oh), orang-orang berpikir dia sedang kerja sukarela merawat orang dengan disabilitas. Saat di taksi, supirnya tidak melihat saya sebagai orang yang bisa menangani situasinya," kata Woo Young Woo.
Ucapan Woo Young Woo dalam adegan ini rupanya menjadi sorotan pemirsa. Penggemar jadi ikut sedih karena Woo Young Woo mengaku tidak bisa menjadi pengacara yang bisa membantu kliennya karena autisme. Terlebih lagi, adegan ini didukung oleh akting Park Eun Bin yang menyayat hati.
"Saya bisa tahu kesamaan autisme saya dan autisme terdakwa dan bagaimana perbedaannya. Tapi jaksa tidak bisa. Saya bukan pengacara yang sanggup membantu terdakwa," lanjutnya.
Tak sampai di sana saja, salah satu adegan menjelang akhir episode di mana Woo Young Woo menyatakan kenyataan pahit sebagai manusia dengan kebutuhan khusus. Saat ia melambaikan tangan kepada Kim Jeong Hun, sulih suara Young Woo mengungkapkan fakta yang harus dihadapi oleh orang-oarang seperti mereka sukses membuat pemirsa mewek.
"Bahkan hanya 80 tahun lalu, orang dengan autisme tidak layak hidup. Bahkan hanya 80 tahun lalu, tuan Kim Jeong Hun dan aku adalah orang-orang yang tidak layak untuk hidup," ujar Woo Young Woo.
Segera setelah tayang, episode 2 "Extraordinary Attorney Woo" menjadi trending di Twitter. Bukan hanya mewek karena kesedihan yang dibawa drama ini, pemirsa juga meyampaikan pendapat soal kesadaran sesama manusia untuk menghormati orang dengan autisme.
"Orang dengan autisme harus dihormati, diterima dan dihargai dalam masyarakat kita. Ini hanya bisa terwujud dengan menghormati, melindungi, memenuhi hak dan kebebasan dasar mereka. Orang dengan autisme layak diperlakukan dengan bermartabat," komentar salah satu pemirsa.
"Sedih banget pas adegan ini," kata seorang pemirsa. "Penulis benar-benar pantas mendapat tepuk tangan, tolong tonton ini juga agar untuk meningkatkan kesadaran bagaimana kita seharusnya memperlakukan orang dengan autisme," imbuh lainnya.
"Itu membuatku sedih memikirkannya, tidak ada yang menghargai penyandang disabilitas. Aku punya sepupu yang seperti itu, dan itu tidak mengubahnya, dia masih manusia," sambung pemirsa lain.
Sementara itu, aksi Woo Young Woo dapat disaksikan di episode baru yang tayang pada malam ini, Kamis (7/7). Ada di peringkat 6 Netflix Indonesia, "Extraordinary Attorney Woo" bisa disaksikan setiap hari Rabu dan Kamis pukul 21:00 waktu setempat.
(wk/inta)