Kartika putri mengaku bahwa kini ia tengah menjadi korban mafia tanah. Lantas berikut tindakan yang akan dilakukan Kartika terhadap oknum notaris yang diduga sebagai pelaku.
- Lailatul Maghfiroh
- Rabu, 13 Juli 2022 - 08:56 WIB
WowKeren - Baru-baru ini Kartika Putri membagikan kabar kurang menyenangkan yang tengah ia alami. Kartika mengaku bahwa sertifikat tanah milik mendiang ibunya ada di tangan seorang notaris.
Namun Kartika dan keluarga mengaku tak mengetahui bagaimana bisa sertifikat tanah itu sampai berada di tangan orang lain. "Ketika sertifikat an almarhumah mama bisa sampe ada di notaris tanpa sepengetahuan kami ke 3 anak anak mama sbg ahli waris," tulis Kartika.
Mirisnya lagi, sertifikat milik mendiang ibunya itu kini sedang menjadi jaminan hutang. Padahal menurutnya, selama ini ia dan keluarga tak pernah memberikan surat kuasa jual beli. "Bahkan sudah menjadi jaminan hutang??? Lengkap dengan akte kuasa jual beli (palsu) karena kami tidak pernah membuat kuasa tersebut," sambungnya.
Lebih lanjut, Kartika mengaku bahwa sejatinya ia sudah mencoba menghubungi notaris yang bersangkutan untuk membicarakan hal tersebut dengan cara baik-baik. Namun nyatanya oknum notaris tersebut tidak menggubris maksud Kartika dengan baik.
"Lalu kami minta di notarisnya baik sih sdh hampir 1 bulan tidak direspon dengan baik," jelasnya. Kendati demikian, kini Kartika berniat melaporkan notaris yang diduga menjadi pelaku dari kasus mafia tanah.
"Baik!! Kami segera segera buat lp!!" tegasnya. Pada kesempatan itu, Kartika juga menerangkan bahwa sejatinya ia dan keluarga tak pernah mengungkit soal warisan mendiang ibunya lantaran masih berduka. Namun rupanya ada seseorang yang sedang mengincar warisan tanah tersebut.
"Kami tidak pernah mempermasalahkan warisan sama sekali karena kami pun masih berduka dan tidak fokus terhadap rumah mama," katanya. "Tapi ternyata ada yang mengincar harta harta mama."
"Awal kami tetap ingin jalan baik baik tapi pelaku pelaku tidak juga menunjukkan itikad baiknya maka kami putuskan untuk lanjut di jalur hukum," pungkasnya. Kendati demikian, Kartika mantap untuk membawa masalah ini ke meja hijau agar tidak ada orang lagi yang menjadi korban kasus mafia tanah.
"Miris!!, gak kebayang kalau aku aja publik figur mereka berani, gimana sama orang biasa, dzolim, saya khawatir, sudah atau akan banyak korban korban yang lain, #brantasmafiatanah," pungkas Kartika.
(wk/lail)