Kartika Putri Sentil Jokowi Gegara Kasus Mandek 2 Tahun: Katanya Semua Sama di Mata Hukum?
Instagram/kartikaputriworld
Selebriti

Kartika Putri mendadak mempertanyakan kasus hukumnya yang tidak berlanjut sejak 2 tahun lalu. Padahal rival Kartika itu sudah ditetapkan sebagai tersangka.

WowKeren - Kartika Putri mendadak mempertanyakan kasus hukumnya yang berhenti di tengah jalan. Dalam unggahan teranyar, aktris yang akrab disapa Karput ini menandai sejumlah akun Instagram polisi mulai dari Polda Metro Jaya hingga Divisi Humas Polri.

Bukan hanya itu, Karput juga turut menandai akun Instagram Presiden Joko Widodo alias Jokowi. Karput heran alasan kasus UU ITE yang menjerat artis lain penanganannya cepat dibandingkan kasusnya.

"YTH @poldametrojaya @divisihumaspolri Pak @listyosigitprabowo @dirkrimum_polda Pak @jokowi @kejati_dkijakarta @jamdatun_kejagungri @puspenkum_kejagung. Saya mau bertanya kenapa kasus UU ITE yang lain prosesnya cepat," tulis Kartika Putri.

Karput menyinggung inisial AD diduga Adam Deni dan NM yakni Nikita Mirzani yang beberapa bulan saja jadi tersangka kemudian langsung ditahan. Ia pun protes karena laporannya sejak 2020 lalu tidak ada kelanjutannya sampai sekarang.

"AD dan NM hanya beberapa bulan saja sudah ditahan...sedangkan LP Saya dari tahun 2020!! Dan status TERSANGKA 1 tahun dengan 2 status tersangka sekaligus," sambung Kartika Putri.

Karput

Instagram


Padahal rival Karput tersebut sudah ditetapkan sebagai tersangka, bahkan sempat menghilangkan barang bukti. Karput pun menyoroti penanganan polisi yang terkesan pilih kasih. Kasus yang dimaksud Karput di sini adalah melawan Dokter Richard Lee.

"Sudah 2 kali ditangkap, 2 kali dilepaskan lagi menghilangkan barang bukti juga padahal!! katanya semua sama di mata hukum kok ini berbedan #polisipilihjanganpilihkasih," pungkas Kartika Putri.

Di bagian keterangan unggahannya, Karput juga menegaskan maksud postingannya. Ia kembali menegaskan bahwa semua kasus harus sama di mata hukum.

"Bismillah semoga ada jawaban dan keadilan !! @poldametrojaya @divisihumaspolri Pak @listyosigitprabowo @dirkrimum_polda Pak @jokowi @kejati_dkijakarta @jamdatun_kejagungri @puspenkum_kejagung," tulis Kartika Putri di caption pada Jumat (22/7). "SEMUA HARUS SAMA DIMATA HUKUM!!!!"

Netizen ramai mengomentari postingan Karput dengan beragam respon. Tak sedikit dari mereka mengomentari penanganan polisi yang dinilai pilih kasih.

"#polisipilihkasih," komentar Fitri Salhuteru. "Klo menurut aku sih bukan karena pilih kasih tp krna yg kasus ini udh bnyak meresahkan dan klo dibiarin kelamaan mulut nya itu bikin bnyak org resah dg smua teror2 nya jg makanya buru2 diamankan aja biar ada kapok nya," kata akun @y.erna***. "Nah loh! Pak Polisi di proses dong!!! gemes deh!" seru akun @spark***.

"Seperti nya ada bakwan di balik udang kak put,gpp Allah ngak tidur, di doa kan yg baik baik Karena azab itu hukuman lebih baik @kartikaputriworld @fitri_salhuteru semangat untuk semua kebenaran," kata akun @anggie***. "Bukan pilih kasih emang yg ononudh sangat2 meresahkn dbiarkn mulutnya makin menjadi2," tambah akun @mariana***.

(wk/tria)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait