Sedang gandrung dengan busana nasional, Dian Sastro mengungkapkan rasa kagum terhadap semangat anak-anak muda 'Citayam Fashion Week' hingga memberikan tantangan khusus.
- Intan Maharani
- Jumat, 29 Juli 2022 - 20:00 WIB
WowKeren - Saat fenomena "Citayam Fashion Week" sedang ramai dibicarakan masyarakat, Dian Sastro mengikuti perkembangan beritanya dari rumah. Tengah gandrung dengan kebaya dan kain, bintang "Ada Apa Dengan Cinta?" itu menantang para anak muda yang nongkrong di sana tampil lebih "nasional".
Selama mengamai fenomena "Citayam Fashion Week", Dian Sastro mengaku kagum dengan kreativitas dan keberanian anak muda untuk berekspresi. Terlepas dari berbagai kontroversi yang membayangi fenomena tersebut.
"Saya juga sebagai penonton di rumah, mengikuti secara online. Kagum juga sama fenomena tersebut. Kagum sama kreativitas mereka, keberanian berekspresi dengan pro dan kontra ada baiknya ada jeleknya. Kita semua lagi belajar hidup bareng-bareng di ruang publik," kata Dian Sastro dalam tayangan YouTube Sambel Lalap pada Jumat (29/7).
Karena menganggap antusiasme anak-anak muda dalam mengekspresikan diri sesuatu yang positif, maka Dian Sastro memberikan tantangan bagi pelaku "Citayam Fashion Week".
"Menurut saya antusiasme keramaian untuk mengekspresikan diri itu sebenarnya sesuatu yang positif. Saya sebenernya pengen banget sih menantang temen-temen Citayam Fashion Week itu," ungkapnya.
"Mau nggak sih lo men-challenge diri dengan mengekspresikan diri dengan gaya-gaya personal itu tapi juga menginkorporasi dan berbau-bau baju nasional?" lanjut Dian Sastro.
Kemudian Doam Sastro menambahkan bahwa jauh lebih susah untuk membentuk gaya jalanan dengan pakain tradisional. Menurut sang aktris, gaya internasional bisa dilakukan oleh remaja dari mana saja. Apalagi, pakaian tradisional seperti kebaya bisa didapat dengan harga murah atau meminjam milik orangtua.
"Mestinya baju nasional, bajunya punya nenek kita, bajunya yang ada di keluarga bisa nggak kita daur ulang untuk kita bisa proses lagi, jadi look yang baru. Mungkin kebaya punya mama tapi dipadu padankan dengan sneaker," beber Dian.
Penggunaan baju tradisional Indonesia untuk street style menurut Dian Sastro bisa menambah keunikan gaya seseorang. Pasalnya, dari semua orang di dunia hanya remaja Indonesia yang bisa melakukannya.
"Dan yang paling unik adalah nggak ada remaja di negara lain yang bisa mengikuti dan mencontek gaya itu karena cuma kita yang punya. Kalau misal teman-teman dari Citayam Fashion Week bisa mengekspresikan diri pakai kebaya, sneakers dan boots itu sih salut aku justru," paparnya.
Terkait apakah berencana mengunjungi "Citayam Fashion Week", Dian Sastro belum sempat. Selain jadwal padat, ibu dua anak itu sedang mempersiapkan proses produksi "Gadis Kretek".
(wk/inta)