'Jo Sahabat Sejati' berani tampil beda dengan menggandeng kuda sebagai pemeran utama. Tak hanya itu saja, para pemain secara eksklusif beberkan hal-hal menarik dalam film tersebut. Apa saja?
- Aug 16, 2022
WowKeren - Amanda Latief yang juga berperan sebagai produser mengungkapkan bahwa film "Jo Sahabat Sejati" terinspirasi dari tradisi kuda renggong yang ada di daerah Sumedang, Jawa Barat. Dalam tradisi ini, kuda secara khusus dilatih dengan kasih sayang agar bisa melakukan silat dan menari. Ditambah rasa cinta Amanda pada binatang peliharaan di rumah, lahirlah skenario epik film "Jo Sahabat Sejati" pada tahun 2017 silam.
"Berawal dari Alamanda Production melihat banyaknya tradisi kuda renggong di Sumedang, Jawa Barat. Dalam tradisi kuda renggong, kuda bisa silat dan menari. Jadi, kita lihat kuda renggong itu dilatih dengan kasih sayang, tidak dengan kekerasan. Itu dasarnya," ungkap Amanda. "Akhirnya di 2017 kita memutuskan, salah satu komunitas kuda renggong di Jawa Barat namanya Harisbaya, kita bekerja sama dengan mereka. Kuda yang tadinya hanya bisa kuda renggong, dilatih untuk bisa berakting menyesuaikan dengan skrip selama 2 tahun."
Tak hanya para kuda yang mendapat pelatihan khusus, para pemain juga tak ketinggalan. Selama satu bulan penuh, mereka semua dikumpulkan bersama sang kuda untuk saling menjalin chemistry. Bahkan, Cornel Nadeak, pemeran Genta dalam film "Jo Sahabat Sejati" menambahkan bahwa dirinya sampai pernah mandi bersama sang kuda.
"Ada pelatihan khusus dari tim produksi ada lah satu bulan itu, dimana kita harus bersama dengan Jo. Paling seru yang aku bilang tadi adalah kita mandi bareng Jo, itu kita asyik banget mandi bareng Jo, muter-muter ya have fun with Jo," tambah Cornel.
(wk/yoan)