Pernah Susah, Suga BTS & Hoshi SEVENTEEN Senasib Pernah Joinan Pakaian Dalam Saat Trainee
Twitter/bts_bighit
Selebriti

Dalam 'SUCHWITA' episode terbaru, Suga BTS dan Hoshi SEVENTEEN mengenang masa-masa selama agensi kedua grup masih sangat susah. Ternyata mereka senasib pernah mengalami joinan pakaian dalam.

WowKeren - Saat Suga BTS mengundang Hoshi SEVENTEEN (II) dalam episode baru "SUCHWITA", obrolan mengharukan tidak terhindarkan. Keduanya sempat berbagi tentang masa-masa susah selama agensi mereka masih serba kekurangan.

Baik BTS maupun SEVENTEEN memulai karier mereka di agensi kecil hingga menengah, BigHit Music dan Pledis Entertainment. Sehingga Suga dan Hoshi pernah menyaksikan kondisi memprihatinkan semasa trainee.

Obrolan itu dipicu dari topik Hoshi masuk agensi karena es krim dan memulai trainee saat masih sangat muda, yakni kelas 9 SMP. Mengenang masa-masa itu, Suga jadi merasa emosional sendiri terutama ketika melihat trainee saat ini.

"Ketika aku melihat trainee, aku merasa sangat tidak enak untuk mereka. Karena itu mengingatkanku ketika aku masih muda. Mereka semua ingin sukses tapi tidak semua orang bisa," komentar Suga.

Kemudan obrolan mereka tentang masa lalu pun berlanjut. Keduanya lantas mengingat ketika agensi masing-masing masih sangat susah dan hanya menyediakan fasilitas hingga staf berjumlah terbatas.

"Pada awalnya aku tinggal dengan NU'EST, jadi total delapan (orang tinggal di rumah yang sama). Dan kemudian mereka masuk ke dalam grup debut, lebih banyak trainee pindah. Selalu ada lebih dari 10," kenang Hoshi.

Suga lantas membayangkan orang sebanyak itu tinggal dalam satu ruangan pasti ada tiga kasur bertingkat dan satu matras di lantai yang dikonfirmasi oleh Hoshi. Rupanya BTS dan SEVENTEEN melalui hal yang mirip selama trainee. Hoshi menjelaskan selain tempat tidur bertingkat di kamar, ada beberapa yang tidur di ruang tamu.


"Bagi kami, ada 11 orang yang tidur dalam satu kamar," kata Suga. "Karena kamu tidak tahu berapa banyak yang akan debut."

Setelah membahas pengaturan tempat tidur, mereka lalu membicarakan tentang baju yang sering hilang di masa trainee. Bahkan ada masa mereka joinan pakaian dalam. Karena mereka harus mengatur semua sendiri di tengah waktu berlatih dan sekolah untuk beberapa di antaranya, pekerjaan rumah termasuk soal pakaian sering kali jadi tak terduga.

"Apakah hal seperti ini pernah terjadi? Kamu akan memakai sesuatu sekali dan mencuci pakaian tapi kemudian, kamu tidak pernah menemukannya lagi?" tanya Suga.

"Ya, benar. Kaus kaki dan pakaian dalam adalah yang paling sulit ditemukan," sahut Hoshi. "Pakaian dalam secara praktis jadi milik bersama," ujar Suga.

"Benar, kamu hanya berbagi. Orang tidak paham tapi kamu berakhir dengan berbagi ketika hidup bersama," ucap Hoshi.

"Dulu, kondisinya sangat miskin. Sekarang Pledis dan HYBE jadi agensi besar. Tapi ketika debut, kita hanya punya 10 atau 12 karyawan. Mungkin sama untuk PLEDIS. Bahkan tidak ada 20 karyawan. Di situlah kamu memulainya," papar Suga.

Selanjutnya, Suga mengenang ketika pertama kali melihat SEVENTEEN. Menurutnya, SEVENTEEN akan menjadi besar karena selalu tampil dengan mata yang berbinar dan hidup.

Dalam perbincangan mereka, Suga sendiri rupanya menyaksikan "SEVENTEEN TV" semasa trainee. Karena tahu cara CEO melatih trainee kedua agensi, Suga dan Hoshi jadi merasa terhubung.

(wk/inta)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait