'In the Name of God: A Holy Betrayal'
MBC
TV

'In the Name of God: A Holy Betrayal' mengungkap perbuatan jahat para pemimpin sekte sesat Korea Selatan. Sementara itu, ini bukan kali pertama tema sekte sesat diangkat menjadi sebuah drama. Ada yang fiksi hingga dari kehidupan nyata.

WowKeren - Keempat pemimpin sekte sesat, Jeong Myeong Seok (JMS), Park Soon Ja, Kim Ki Soon, dan Lee Jae Rok diksahkan dalam episode yang berbeda di "In the Name of God: A Holy Betrayal". Episode 1-3, memperlihatkan Jeong Myeong Seok yang mengaku dirinya sebagai wakil Tuhan atau Mesias. Jeong Myeong Seok mengatasnamakan Tuhan demi memuaskan nafsu bejatnya dengan melecehkan wanita-wanita muda pengikutnya. Di kehidupan nyata, kasus Jeong Myeong Seok ini di tahun 2009 sudah dijatuhi hukuman 10 tahun.

Sementara di episode 4, menampilkan Park Soon Ja yang membentuk sekte bernama Five Oceans. Yang lebih mengerikan, Park Soon Ja dan sekte yang didirikannya tersebut melakukan bunuh diri massal yang menggegerkan masyarakat Korea Selatan. Di kehidupan nyata, Park Soon Ja ditemukan meninggal bersama 32 pengikutnya di lokasi bunuh diri massal pada 29 Agustus 1987. Dilanjut dengan episode 5-6, yang mengisahkan tentang pendiri dari aliran gereja bernama The Baby Garden atau Aga yang berarti “Bayi” dalam Bahasa Korea.

Episode 5 dan 6 memperlihatkan kemunafikan Kim Ki Soon yang selalu berkotbah tentang kebaikan namun ia sendiri mengeksploitasi para laki-laki muda pengikutnya. Sementara itu, di kehidupan nyata sekte ini dilaporkan telah membunuh tiga pengikutnya atas instruksi Kim Ki Soon. Namun ia berhasil lolos dari jeratan hukuman berat dan hanya dibui 4 tahun atas tuduhan penipuan uang. Dua episode terakhir, 7-8 menguak tentang Lee Jae Rok merupakan seorang Pastor dan pemimpin dari sekte Gereja Pusat Manmin di Korea Selatan.

Lee Jae Rok memproklamirkan dirinya sebagai Kristus kedua. Para pengikutnya percaya bahwa Lee Jae Rok punya "kekuatan ilahi". Pengikut Lee Jae Rok bahkan lebih banyak dari Jeong Myeong Seok. Tak beda jauh dengannya pula, Lee Jae Rok juga dilaporkan atas tuduhan melakukan eksploitasi seksual terhadap pengikut wanitanya di kehidupan nyata. Pada tahun 2018 Lee Jae Rok divonis bersalah atas kasus pemerkosaan dan dijatuhi hukuman 15 tahun penjara.

(wk/rosi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait