Haji Faisal ayah Fuji An mengungkap rasa syukur karena sempat bertemu dan salaman dengan Presiden Joko Widodo di acara PAN. Sementara itu, Oma Dewi Zuhriati juga tak kalah mencuri perhatian terkait penampilan anggunnya.
- Ria Susilo Wardhani
- Senin, 03 April 2023 - 11:55 WIB
WowKeren - Ayah Fujianti Utami, Haji Faisal, tak kalah populer dari anak-anaknya. Ia menuai dukungan saat pamer video bertemu Presiden Joko Widodo di acara PAN.
Dalam video, Haji Faisal tampil gagah dalam balutan busana khas partai. Ia pamer senyuman sumringah kala bersalaman langsung dengan Jokowi.
"Alhamdulillah dapat berjabat tangan dengan bapak presiden RI joko widodo 🙏," unggah Haji Faisal. Postingan kakek Gala Sky ini langsung menuai reaksi kagum banyak pihak.
"Keren kerennn 🔥," kata putra Faisal, Fadly Faisal. "Maa Syaa Allah... Opah, salaman sama pak presiden 😍," ujar netter. "Deg deg an ga opah berjabat tangan dgn org nomor 1 di indonesia 😍," ujar netter.
Sementara itu, istri Faisal sekaligus ibunda Fuji, Dewi Zuhriati, juga mencuri perhatian. Tampil cantik menawan, Oma Dewi pamer pose berkelas ketika berdiri di deretan Jokowi.
Meski Faisal baru sebatas menjadi caleg, aura anggun ibu mertua Vanessa Angel ini saat tampil serba biru itu tak kalah dari istri pejabat. Tak cuma di acara partai, pesona Dewi di pemotretan juga mencuri perhatian. Ia makin elegan dalam balutan hijab dan gamis saat kembaran dengan Fuji An.
Sementara itu, kehadiran Faisal dan Dewi ini untuk acara PAN menyambut Ramadhan. Faisal diketahui menjadi caleg bersama dengan Verrell Bramasta, Eko Patrio, Pasha Ungu, Lutfi Agizal dan Uya Kuya. Saat kabar jadi caleg terkuak, Faisal membeberkan kalau ia sudah lama mengikuti perkembangan politik di Tanah Air dan berminat menjadi politisi. Karena merasa sudah waktunya, Faisal menerima tawaran PAN itu.
"Saya ditawarkan, setelah bermusyawarah dengan istri dan anak saya setuju," kata ayah 4 anak itu. "Itu dalam perbincangan. Perkembangan ke depan, tergantung saya bisa diterima di posisi mana. Pilihannya, kalo nggak di Jakarta Pusat ya di Jakarta Barat. Walaupun saya berdagang, tapi mengikuti perkembangan partai politik di negara ini. Dulu belum ada kesempatan, sekarang ada ya apa salahnya."
(wk/riaw)