Karina aespa Tanggapi Kemarahan Fans Tiongkok Soal Rekomendasi Anime darinya
Top Star News
Selebriti

Dalam pesan Bubble-nya yang diposting Selasa (27/6), Karina mengaku baru saja mendengar tentang 'masalah' yang disebabkan oleh rekomendasinya. Pelantun 'Spicy' itu pun memberikan penjelasan.

WowKeren - Belum lama ini melalui pesan di aplikasi Dear U. Bubble, Karina aespa merekomendasikan sejumlah judul anime kepada penggemar, yang berujung pada kemarahan fans dan netizen Tiongkok. Kini, penyanyi kelahiran 2000 itu menanggapi "masalah" tersebut.

Dikenal sebagai penyuka anime, Karina memberikan beberapa rekomendasi untuk fans, termasuk salah satu anime berjudul "My Hero Academia". Sayangnya, pemilik nama asli Yoo Jimin tersebut justru mengundang kemarahan fans dan netizen Tiongkok kareha merekomendasikan anime ini.

Dalam pesan Bubble-nya yang diposting hari ini, Selasa (27/6), Karina mengaku baru saja mendengar tentang "masalah" yang disebabkan oleh rekomendasinya. Pelantun "Spicy" itu pun memberikan penjelasan.

"Aku baru mengetahui bahwa ada masalah dengan animasi yang aku rekomendasikan ㅠㅠ. Sebelum ini aku tidak tahu apa masalahnya karena nama karakternya berbeda... Aku merekomendasikannya bukan dengan niat tertentu, jadi aku harap tidak ada kesalahpahaman. Aku akan menjadi Karina yang lebih berhati-hati di masa depan dan melakukan yang terbaik untuk berbagi informasi yang baik dengan MY," tulisnya.


Sementara itu, My Hero Academia" diblokir di Tiongkok karena penamaan karakter yang kontroversial yang menyinggung insiden sejarah yang suram dari Perang Tiongkok-Jepang kedua. Pada anime tersebut, nama karakter memiliki kemiripan yang meresahkan dengan Unit 731 yang merupakan operasi rahasia tentara Kekaisaran Jepang di Harbin, Tiongkok yang terkenal karena eksperimen medisnya yang tidak manusiawi yang dilakukan terhadap para tahanan selama tahun 1930-an dan 1940-an.

Nama karakter dikenal dengan Ujiko dan aslinya adalah Maruta Shiga, ia digambarkan sebagai seorang ilmuwan. Ini memicu kegemparan yang signifikan sejak awal hingga mengakibatkan keputusan untuk mengubah nama karakter tersebut.

Istilah "Maruta" diterjemahkan menjadi "catatan" dalam bahasa Jepang. Namun, itu membawa implikasi sejarah yang kelam, merujuk pada label tidak manusiawi yang diberikan kepada para korban eksperimen Unit 731. Unit 731 adalah unit Angkatan Darat Kekaisaran Jepang, terkenal karena melakukan eksperimen brutal terhadap manusia, termasuk penelitian kimia, operasi tidak manusiawi terhadap orang yang masih hidup, dan pengujian senjata biologis.

Untuk menutupi kebenaran yang mengerikan tentang apa yang sedang terjadi, subjek uji manusia ini tanpa perasaan disebut sebagai "catatan". Singgungan anime terhadap bab sejarah yang begitu suram memicu reaksi yang meluas pada tahun 2020.

(wk/dewi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait