Samsung Tanggapi Rumor FIFTY FIFTY Jadi BA Ponsel Seri Flagship Terbaru
Instagram/we_fiftyfifty
Selebriti

Menyusul konflik dengan agensi, FIFTY FIFTY dikabarkan kehilangan kontrak iklan. Diduga bakal menjadi BA seri flagship ponsel terkenal, Samsung memberikan tanggapan.

WowKeren - Buntut konflik FIFTY FIFTY dengan agensi disebut-sebut telah membuat grup pelantun "Cupid" itu kehilangan beberapa kontrak iklan besar. Diduga akan muncul sebagai BA ponsel flagship Samsung, perusahaan elektronik itu membuka suara.

Pada Selasa (11/7), Samsung Electronics membantah telah teken kontrak dengan FIFTY FIFTY. Adapun dugaan yang selama ini beredar adalah FIFTY FIFTY akan ditunjuk menjadi duta salah satu seri flagship Galaxy Z Flip 5.

Kepada koran Hankyung, Samsung menyatakan, "Kami tidak pernah menandatangani kontrak dengan FIFTY FIFTY sebagai model iklan untuk Flip 5. Kami memiliki prinsip untuk tidak menggunakan selebritas sebagai model iklan Galaxy untuk mencegah risiko masalah kehidupan pribadi."

Sebelumnya, desas-desus FIFTY FIFTY gagal tampil di iklan Samsung tersebar karena mereka mengisi OST film "Barbie". Padahal mereka gagal syuting MV karena adanya sengketa dengan agensi sendiri.

Kemudian pada 7 Juli, perilisan OST "Barbie" FIFTY FIFTY menguatkan dugaan mereka akan muncul sebagai brand ambassador (BA) ponsel Samsung lantaran lirik, "Ponsel flip dicelupkan ke dalam berlian dan mutiara."


Mengenai bantahan Samsung ini mendapat berbagai reaksi berupa netizen berharap CEO ATTRAKT Jeon Hong Joon sebagai modelnya. Tentu saja usulan netizen tersebut tidak serius.

"Mari kita jadikan CEO Jeon Hong Joon, yang menggunakan fungsi perekaman dengan baik, sebagai model," kata salah satu netizen. "Samsung sepertinya telah melihat efeknya dengan baik berkat CEO Jeon Hong Joon," sahut netizen lain.

Sementara itu, persidangan pertama FIFTY FIFTY meminta penangguhan kontrak eksklusif sudah diadakan di Pengadilan Distrik Pusat Seoul di Seocho-gu. Para member mengklaim tidak bisa melanjutkan lagi kontrak eksklusif mereka karena agensi dianggap melanggar kewajiban bagi hasil dan melampaui batas privasi dengan mengumumkan operasi salah satu member.

Di sisi lain, agensi mengaku sudah menginvestasikan 8 miliar won (sekitar Rp92 miliar) untuk FIFTY FIFTY. Bahkan agensi juga disebutkan meminjam dana dari ibu CEO untuk membesarkan grup.

Sebelumnya, ATTRAKT mengumumkan bahwa ada pihak luar sedang membujuk FIFTY FIFTY untuk mengakhiri kontrak mereka. Agensi menunjuk Warner Music Korea dan semakin membingungkan fans karena ATTRAKT juga mencoba menuntut The Givers karena membeli hak cipta "Cupid". Tak lama setelahnya, agensi memberitahukan bahwa fancafe grup diretas dan tutup karena intervensi pihak luar.

Seperti diketahui, FIFTY FIFTY memulai debutnya dengan EP "The Fifty" pada akhir 2022 lalu. Nama mereka melejit sejak lagu "Cupid" yang dirilis Februari 2023 lalu menjadi hits dan viral sebagai challenge TiKTok.

(wk/inta)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait