CEO Usahakan FIFTY FIFTY Kembali Aktif, Jadwal Internasional Terancam Gagal
Twitter/we_fiftyfifty
Selebriti

CEO ATTRAKT sedang mengupayakan damai dengan FIFTY FIFTY agar bisa memboyong mereka melakukan jadwal internasional. Berkat 'Cupid', girl grup ini berpotensi masuk nominasi awards bergengsi.

WowKeren - Konflik antara FIFTY FIFTY dan agensi masih bergulir. Sebelum nantinya putusan pengadilan disahkan, CEO ATTRAKT Jeon Hong Joon berharap masalah mereka bisa diselesaikan secara kekeluargaan sebagai upaya agar grup bisa segera kembali aktif.

Pada Kamis (13/7), CEO Jeon terlibat wawancara dengan Munhwa Ilbo soal FIFTY FIFTY. Saat ini, ia sedang mengusahakan perdamaian demi kelangsungan kedua belah pihak.

"Kami membutuhkan kesempatan untuk berbicara bersama. Saya ingin memberi tahu mereka, 'Apakah ada kesalahpahaman?', 'Kalian harus menilai situasi dengan dingin dan adil', dll., Dan tunjukkan satu per satu. Kami perlu menyelesaikan kesalahpahaman dan berdamai dengan cepat," papar CEO Jeon.

Kemudian CEO ATTRAKT itu menekankan bahwa 5 Agustus adalah "waktu emas" tepat sebulan sejak sidang pertama FIFTY FIFTY soal penangguhan kontrak. Dengan kata lain, pengadilan diharapkan membuat keputusan sebelum tanggal itu.

CEO Jeon menganggap jika lewat tanggal itu pengadilan sudah memutuskan kontrak FIFTY FIFTY ditanggiuhkan, banyak hal yang tidak bisa diperbaiki. Perhatiannya kini tertuju pada kelangsungan grup dan imej mereka, juga keinginannya untuk terus mendukung para member.

Terkait Ahn Sung Il, CEO The Givers, CEO Jeon menyebutkan FIFTY FIFTY telah dimanipulasi. Dia menganggap para member sudah mengalami gaslighting dan terbuai bujukan hingga orangtua mereka saja mengabaikan aensi.


"Kupikir mereka telah sepenuhnya di-gaslight. Tidak ada penjelasan lain soal itu. Para member dan orangtua mereka tidak pernah menanggapi kami. Mereka seperti 'Kami melakukan hal yang benar. Orang mungkin tidak mengerti apa yang kita pikirkan tetapi suatu hari mereka akan paham. Mereka berniat untuk menyimpan pernyataan seperti itu sampai akhir," beber CEO Jeon.

Jika tidak ada masalah seperti ini, FIFTY FIFTY bisa mendapatkan pencapaian luar biasa karena popularits lagu "Cupid". Kemungkinan bisa menembus Billboard hingga Grammy Awards, mereka akan menjadi keajaiban dari agensi kecil dan menengah.

Dengan jadwal internasional yang terancam gagal, CEO Jeon dengan sedih mengatakan, "Kami dijadwalkan untuk pergi ke AS dan Inggris mulai Agustus ini. Ada peluang untuk dinominasikan untuk Rookie Award di Billboard dan Grammy AS, yang akan menjadi pertama kalinya dalam sejarah K-pop. Bahkan jika kami tidak menang, mendapatkan nominasi sudah begitu berarti…"

Pada saat bersamaan, CEO Jeon khawatir dengan narasi publik soal konfliknya dengan FIFTY FIFTY. Dia menganggap para member adalah korban masalah orang dewasa dan masa depan mereka bisa saja terhambat jika terus berlarut.

"Saya khawatir tentang gambaran ekstrem tentang 'baik dan jahat'...Saya juga orang biasa, dan saya tidak ingin dimuliakan secara berlebihan sebagai orang baik. Saya harap ini tidak akan menyebarkan suasana kecurigaan dan ketidakpercayaan di antara orang-orang," tutupnya.

Di sisi lain The Givers yang dituding sebagai kekuatan luar mencoba mengambil FIFTY FIFTY dari ATTRAKT, telah membuat pernyataan baru-baru ini. The Givers tidak terima disalahkan atas masalah ATTRAKT memberikan sistem bagi asil. Apalagi mereka yang berjasa untuk membuat lagu hanya mendapatkan pendapatan yang tidak seberapa.

(wk/inta)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait