Pinkan Mambo baru-baru ini mengungkapkan dirinya geram hingga ingin membunuh suaminya ketika sang putri pertama kali mengadu soal pelecehan seksual yang dialaminya.
- Bertilia Puteri
- Selasa, 01 Agustus 2023 - 03:00 WIB
WowKeren - Nama Pinkan Mambo belakangan ramai disorot karena pengakuan sang putri yang berinisial MA soal pelecehan seksual yang dilakukan oleh ayah tirinya. Pinkan sempat disebut diam saja dan tidak membela putrinya yang telah menjadi korban pelecehan seksual.
Kekinian, Pinkan buka suara dan mengklarifikasi bahwa dirinya telah membela MA di BAP (Berita Acara Pemeriksaan) hingga sang suami dipenjara. Pinkan sendiri mengaku geram hingga ingin membunuh suaminya ketika MA pertama kali mengadu soal pelecehan tersebut.
"Sebetulnya reaksi Kak Pinkan sendiri ketika mendengar anak kandung gitu ya, mendapatkan pelecehan seksual. Apa waktu itu reaksi pertamanya?" tanya Nadia Alaydrus dan video di kanal YouTube-nya yang rilis pada Senin (31/7). "Pengin bunuh gitu. Pengin apa ya, pengin tabok. Ya geram, geram," jawab Pinkan.
Tak hanya itu, Pinkan mengaku sudah hampir gila kala pertama kali mendengar pengakuan sang putri. Pinkan menjelaskan bahwa ia sudah terlalu sering menangis karena masalah hidup.
"Jadi enggak fair buat saya, enggak adil kalau saya lagi sekarang yang disakitin. Karena dengan suami saya sudah dipenjara, itu juga sudah sangat tersiksa saya," terangnya. "Saya satu sisi suami, satu sisi anak. Dan saya pasti bela anak juga."
Lebih lanjut, Pinkan mengaku tidak terima atas kasus pelecehan yang dialami putrinya. Pinkan bahkan masih marah pada suaminya hingga detik ini.
"Tapi juga kan saya bukan Tuhan. Saya enggak bisa bilang, 'Oh orang ini nanti masuk neraka'. Saya juga enggak bela suami saya, juga enggak bela. Terus nanti MA gini, gini, gini.. Itu kan, maksudnya, saya sayang anak. Udah gitu aja. Saya cuma mau klarifikasi saya sayang anak. Kalau enggak sayang anak, suami saya enggak ada di dalam penjara. Itu BAP saya. Itu BAP saya bela MA," tegas Pinkan.
Sebelumnya, Pinkan mengaku marah lantaran dirinya yang malah jadi sasaran hujatan publik. Pinkan mengaku sangat dirugikan atas beberapa pernyataan MA yang secara tidak langsung membunuh karakternya. Padahal ia sudah susah payah membangun nama besarnya hingga seperti sekarang.
(wk/Bert)