Nikita Mirzani mengunggah postingan pujian buat Cawapres 2024, Gibran Rakabuming. Tak cuma itu, Nikita juga menyindir balik haters yang menudingnya menerima bayaran untuk memberikan dukungan buat Gibran.
- Ria Susilo Wardhani
- Sabtu, 23 Desember 2023 - 15:10 WIB
WowKeren - Nikita Mirzani dikenal cukup loyal pada Capres-Cawapres 2024, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming. Ia sempat mengunggah postingan dukungan buat Gibran usai Debat Cawapres 2024 pada 22 Desember.
"Yang selalu dicaci maki, dihujat, anak ingusan, asam sulfat, belimbing sayur, lemes planga plongo, kurang tidur, politik dinasti dan semua hujatan tertuju kepada mas gibran, Kini para penghujat itu TERDIAM! [sic!]," kata Nikita. "Terima kasih mas gibran anda telah membuat saya & para pendukungmu yang lain merasa bangga, pelajaran yang dapat kita petik adalah jangan liat orang selalu dari penampilannya & umurnya netizen ….Jangan lupa tanggal 14 February 2024 coblos nomor ✌️ Untuk indonesia maju indonesia emas 🫰❤️ 🇮🇩PRABOWO GIBRAN [sic!]."
Tak disangka, haters malah curiga kalau Nikita dibayar agar mendukung Gibran. Menanggapi sindiran tersebut, Nikita justru mengungkap reaksi menohok.
"Dibayar berapa nyai? Mulus kan jalannya sampai jadi dinasti politik [sic!]," kata yang lainnya. "Saya ga perlu di bayar. Duit saya sudah banyak. Kalau saya sudah dukung orang itu berarti saya sudah pelajari orang nya. Jng apa2 di ukur dgn uang [sic!]," balas Nikita.
Jawaban Nikita ini langsung menuai dukungan banyak pihak. "Mantap kak, gak semua di ukur dgn uang,, ❤️❤️ [sic!]," kata yang lainnya. "Nikita udh kaya gak butuh uang hasil dari sogokan pemilu. Emangnya elu,, nunggu ada yg ngasi uang dulu baru dipilih😂😂😂😂 [sic!]," tutur yang lainnya.
Sebelumnya, Nikita juga sempat hadir di acara makan bersama Prabowo. Ia tampak mengisyaratkan kekaguman pada Capres 2024 sekaligus Menhan tersebut. Ia juga memberikan julukan Prabowo sebagai "Papi Online".
"Papi Online," kata Nikita saat memuji sosok Prabowo yang ia anggap sebagai ayahnya sendiri. "Keberanian di atas segalanya adalah kualitas pertama seorang pejuang."
(wk/riaw)