Irish Bella mencuri perhatian saat hadir di pemakaman ayah Ammar Zoni, Suhendri Zoni. Ibel juga menuai pujian karena tampil cantik memakai cadar hingga dikagumi lantaran menunjukkan rasa hormat pada mendiang ayah mertua.
- Ria Susilo Wardhani
- Senin, 22 Januari 2024 - 09:37 WIB
WowKeren - Ayah dari Ammar Zoni, Suhendri Zoni, meninggal dunia pada 20 Januari setelah berjuang melawan penyakit kanker. Sebagai bentuk penghormatan terakhir, Irish Bella tetap menyempatkan hadir untuk melayat ke pemakaman ayah mertuanya itu.
Dalam video, Ibel tampil santun mengenakan busana hitam dan hijab warna senada. Ia juga sempat menutupi wajahnya dengan cadar layaknya bidadari surga. Di sela-sela prosesi pemakaman, Ibel masih menyerukan soal air yang perlu disiapkan untuk pemakaman. "Airnya, oh udah," kata Ibel mengingatkan.
Tak cuma itu, Ibel juga sempat mengungkap pendapatnya soal mendiang ayah Ammar. Ia mengakui punya banyak kenangan dengan Suhendri. Tak cuma itu, Ibel tampak berkaca-kaca ketika mengenang obrolan dengan Suhendri.
"Kenangannya banyak ya," kata Ibel. "Terakhir minta didoain. Baik banget MasyaAllah."
Ibel tak bisa bicara banyak karena masih berduka. Wajahnya masih terlihat sembab ketika didampingi sang ibu dan sang adik yang ikut hadir untuk melayat.
Melihat sikap santun Ibel, fans pun memberikan dukungan. Ada pula yang memuji kecantikan Ibel saat bercadar.
"Ya Allah mommy ibel turut mengantarkan bpk hendri ke peristirahatan terakhir, keterlaluan bgt sih klw msh ada yg julit dan nyari2 celah," ujar netter. "Cantiknya kak ibel bak bidadari surga," tutur yang lainnya.
Sementara itu, Ammar berhalangan hadir di pemakaman sang ayah. Namun, ia sempat mengumandangkan azan dan iqamat via video call sebelum jenazah sang ayah dimakamkan.
Sebelumnya, adik Ammar, Aditya Zoni, mengenang saat-saat terakhir sang ayah. Ia rupanya mendampingi Suhendri sebelum ayahnya itu mengembuskan nafas terakhir.
"Alhamdulillah (saya) mendampingi sampai embusan napas terakhir, betul-betul saya melihat sendiri (saat) bapak sudah enggak ada. (Bapak meninggal dunia) jam 8 pas, jam 8 malam," terang Aditya. "Bapak itu sudah kanker stadium akhir. Jadi, kita sudah tahu hari ini akan terjadi. Positifnya adalah bapak sudah tidak sakit lagi. Kanker hati. Dokter cuma bilang (peluang bertahan hidup) bisa 3 bulan, bisa 5 bulan. Itu yang enggak tahu pasti, bapak mulai keluhannya tuh Agustus 2023. Parah-parahnya itu di November ke Desember 2023."
(wk/riaw)