Nikita Mirzani Kritisi 'Dirty Vote' sebagai Black Campaign Jelang Pemilu
Instagram/nikitamirzanimawardi_172
Selebriti
Pemilu 2024

Film dokumenter 'Dirty Vote' baru-baru ini menjadi trending dan viral. Nikita Mirzani pun ikut buka suara dengan mengatakan bahwa film tersebut merupakan black campaign menjelang Pemilu 2024.

WowKeren - Menjelang pelaksanaan Pemilu 2024, film dokumenter berjudul "Dirty Vote" tengah menjadi sorotan. Film yang dirilis di akun YouTube PSHK (Pusat Studi Hukum dan Kebijakan) Indonesia pada Minggu (11/2), seketika menyita perhatian publik.

Film "Dirty Vote" mengungkap sistem kecurangan yang berpotensi terjadi di Pemilu 2024. Tak ayal, film berdurasi 1 jam 57 menit ini langsung trending. Sejumlah selebriti dan influencer pun ikut bicara, termasuk Nikita Mirzani.

Melalui unggahan Instagram pribadinya pada Senin (12/2), Niki menyebut jika film "Dirty Vote" merupakan salah satu bentuk black campaign. Ia pun mencurigai bahwa film tersebut dibuat oleh kader atau simpatisan partai.

"Jika film ini di buat berimbang, film ini adalah film yang bagus. Pembuatan film ini kemungkinan kader / simpatisan 01 dan 03. Karna hampir tidak membahas 01 dan 03. Hampir seluruh film ini membahas kecurangan pemerintahan dan 02 [sic!]," ungkap Niki. "Film Dirty vote adalah black campaign versi akademis, bayangkan pemilu belum di mulai sudah menuduh curang dan arahan tuduhan selalu ke pak jokowi dan paslon no 2 [sic!]."


Nikita Mirzani Kritisi Film \'Dirty Vote\'

Instagram

Di akhir tulisannya, Niki pun merasa jika pasangan calon presiden nomor urut 02 tengah difitnah. "Film ini makin membuat saya yakin, bahwa 02 saat ini sedang di fitnah, dianiaya dan di dzalimi.. Tetap no 2 di hati ❤️ #prabowogibranpresiden2024 [sic!]," tandas Niki.

Unggahan Niki seketika banjir komentar netizen. Banyak netizen yang mengaku tidak terpengaruh dengan film yang viral tersebut.

"Udah nonton tp nggak ngaruh [sic!]," komentar pemilik akun @jess***alia20. "Dengan adanya dokumenter tsb makin yakin pilih 02😂 [sic!]," sahut akun @opikh***pi21. "To long di laporin kak...memfitnah mempropokasi rakyat itu [sic!]," timpal akun @lek***oya.

Sementara itu, pemungutan suara untuk calon presiden dan wakil presiden akan digelar pada 14 Februari mendatang. Untuk acara pengucapan sumpah atau janji presiden dan wakil presiden terpilih baru akan digelar pada 20 Oktober 2024.

(wk/diah)

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Trending
Berita Terbaru