Geni Faruk dan sang suami, Halilintar Anofial Asmid, dapat pujian dari Mamah Dedeh perihal gaya parenting mereka. Tak disangka, ibu Atta dan Thariq Halilintar ini menunjukkan sikap hormat pada pedakwah kondang itu.
- Ria Susilo Wardhani
- Selasa, 09 Juli 2024 - 12:09 WIB
WowKeren - Ibu Atta Halilintar dan Thariq Halilintar, Geni Faruk, sempat dikira terlalu mengagung-ngagungkan gelar haji anak-anaknya. Namun, terkuak jika Umi Geni sebenarnya sosok yang low profile.
Hal ini terkuak ketika Umi Geni bertemu Mamah Dedeh. Awalnya, Mamah Dedeh mengungkap pujian buat Geni dan sang suami, Halilintar Anofial Asmid. Mamah Dedeh kagum dengan gaya parenting Umi Geni dan Halilintar yang menekankan pada agama.
"Tedak Siten ini bukan dari agama, tapi budaya. Ini luar biasa," kata Mamah Dedeh. "Saya terus terang aja, walau jarang ketemu tapi bangga sama keluarga ini. Silaturahmi mereka luar biasa dan ini inspirasi buat kami-kami. Saya yakin, saya melihat dari Gadda, Gaddi, bagaimana dekatnya dengan Allah, dengan agama. MasyaAllah. Yang penting kita bisa mendidik, mengarahkannya dan ini investasi buat kita semua."
Di sesi berikutnya, terkuak jika Mamah Dedeh mengajak Geni untuk menyanyi. Mamah Dedeh juga sempat menyelipkan candaan kala foto bersama Geni.
"1 (menunjuk Geni), 10 (menunjuk diri sendiri)," kata Mamah Dedeh sambil tertawa. Geni pun memeluk Mamah Dedeh sembari cipika-cipiki. Geni juga membeberkan jika dirinya suka menyimak kajian Mamah Deh.
"Mamah bisa aja," kata Geni. "Kita suka nonton Mamah, makasih Mamah, semangat terus."
Halilintar lantas mengungkap sikap hormat pada Mamah Dedeh. Ia pamitan karena hendak salat bersama istri dan anak-anaknya. "Salam sama keluarga ya Mah, teruskan perjuangan," kata Halilintar. "Amin," ujar Mamah Dedeh.
Sebelumnya, Atta dan Thariq juga antusias bertemu Mamah Dedeh. Atta bahkan membahas soal gelar haji Mamah Dedeh yang sudah 33 kali.
"Orang ganteng. Udah pernah ketemu kemarin di Makkah," kata Mamah Dedeh memuji Atta. "Kemarin ke sana juga?" tanya Atta. "Tiap tahun Mamah," kata Mamah Dedeh. "Tiga puluh tiga kali haji. Tapi emang boleh haji berkali-kali?" tanya Atta. "Ya, berkali-kali boleh. Jangan salah, semakin banyak semakin baik. Salah (ambil jatah orang), yang salah itu kalau kita haji tapi kita gak berbagi. Kita tiap bulan berangkatin umrah 4 orang," ujar Mamah Dedeh.
(wk/riaw)