Pasca kalah di pengadilan, tiga mantan member FIFTY FIFTY wajib membayarkan ganti rugi dan menyerahkan asetnya sebesar miliaran won. Kondisi finansial mereka jadi perbincangan netizen.
- Intan Maharani
- Senin, 29 Juli 2024 - 08:53 WIB
WowKeren - Keputusan menuntut agensi ternyata menjadi bumerang bagi tiga mantan anggota girl grup FIFTY FIFTY. Para eks member seperti Saena, Sio, dan Aran ternyata mengalami masalah finansial yang serius.
Baru-baru ini, nasib trio eks member FIFTY FIFTY itu menjadi pembicaraan di forum online. Pasalnya, mereka kalah gugatan dan mengalami penyitaan aset 12 miliar won (sekitar Rp141 miliar). Sebagai tambahannya, 10 miliar won (sekitar Rp117 miliar).
Fakta ini membuat netizen membahas betapa banyaknya uang yang harus dibayarkan eks member. Mereka berpendapat bahwa mustahil bahwa ornag yang bukan selebriti bisa mendapatkan uang sebanyak itu.
Para mantan member FIFTY FIFTY kini mencari agensi baru untuk melanjutkan karier mereka. Namun, banyak yang skeptis tentang bagaimana mereka bisa menemukan agensi yang mau menerima mereka mengingat citra mereka yang sekarang.
Saat ini, pilihan yang tersisa mungkin tidaklah banyak. Netizen lain menyarankan mereka untuk menjadi BJs (broadcast jockeys), meski ini juga bukanlah solusi pasti. Tragisnya, situasi ini membawa pelajaran penting tentang keputusan dan tindakan yang bisa memiliki konsekuensi jangka panjang, terutama di industri hiburan yang keras dan kompetitif.
"Aku tidak percaya itu 12 miliar won. Bukan seribu, bukan sejuta...," kata salah satu netizen. "Maksudku...tidak ada cara lain bagi gadis-gadis ini untuk mendapatkan uang dengan mendapatkan pekerjaan normal saat ini," sahut netizen lain. "Mungkin mereka bisa menjadi BJ...?" imbuh yang lain.
"Menurutku jumlah uang itu terlalu banyak untuk gadis-gadis ini," komentar seorang netizen. "Oh, aku tidak tahu mereka sedang mencari agensi baru...," sambung netizen yang lain.
"Aku tidak yakin bagaimana mereka akan menemukan perusahaan baru sekarang karena citra mereka, meskipun lagu mereka menjadi terkenal di dunia," ujar lainnya.
(wk/inta)