Pada 14 Agustus, media Korea YTN merilis tanggapan HYBE terkait nasib Suga di BTS. Tak lama usai merilis pernyataan HYBE ini, YTN secara tidak terduga justru menghapusnya.
- Farida Amalia Dwi Yanti
- Kamis, 15 Agustus 2024 - 08:41 WIB
WowKeren - Suga terus menuai perhatian terkait kasus DUI yang dilakukannya pada 6 Agustus lalu. Belakangan ini, CCTV yang menunjukkan momen ketika member BTS itu mengendarai skuter listrik dalam kondisi mabuk telah dirilis oleh media Korea.
Seiring dengan banyaknya pemberitaan negatif tentang Suga, ada beberapa pihak yang memintanya hengkang dari BTS. Pada 14 Agustus, media YTN merilis tanggapan HYBE terkait nasib Suga di grup yang sudah melambungkan namanya tersebut.
"Pembicaraan tentang Suga yang meninggalkan BTS adalah omong kosong. Kami akan meminta maaf dan bekerja lebih keras untuk menyelesaikan konflik di antara penggemar," ungkap perwakilan HYBE menurut laporan eksklusif YTN.
Tak lama usai merilis pernyataan HYBE ini, YTN mendadak menghapusnya. Tidak dijelaskan alasan mengapa YTN menghapus berita yang sudah dirilis. YTN hanya menuliskan peringatan, "Artikel tersebut dihapus atas permintaan jurnalis."
Di sisi lain, HYBE juga kabarnya sudah mengonfirmasi kalau sosok di CCTV yang dirilis DongA Ilbo pada 14 Agustus adalah benar Suga. Dalam rekaman itu, sang idol tampak menyetir skuter listrik sekitar pukul 23:10 KST dan terjatuh saat mencoba berbelok ke kiri.
Kejadian itu terjadi di depan gerbang utama kompleks apartemen Nine One Hannam. Petugas polisi dari unit patroli terdekat menemukan Suga setelah terjatuh. Saat memantaunya, mereka menyadari kalau Suga dalam kondisi mabuk.
CCTV dari DongA Ilbo ini sekaligus membantah rekaman pertama yang dirilis JTBC pada 7 Agustus lalu. Saat itu, JTBC merilis CCTV mengklaim Suga adalah pengemudi yang melaju kencang menuju Namsan di sepanjang jalan di seberang kompleks Nine One Hannam.
Sementara itu, kini banyak yang menuntut JTBC untuk meminta maaf karena merilis CCTV yang salah. Sedangkan, penyelidikan atas kasus DUI Suga ini masih terus berlangsung karena sang idol masih belum menerima hukuman usai menyetir dalam kondisi mabuk.
(wk/amal)