Misinformasi terkait kasus DUI Suga BTS belakangan bak kerap terjadi. Usai rekaman CCTV yang salah, pihak kepolisian belum lama ini juga disebut telah terlambat memberikan informasi mengenai penyelidikan Suga.
- Diah Candra Trisanti
- Jumat, 23 Agustus 2024 - 02:00 WIB
WowKeren - Kasus DUI Suga BTS hingga kini masih belum menemui titik terang. Proses penyelidikan dari pihak kepolisian pun masih simpang siur. Belum lama ini, polisi bahkan disebut-sebut terlambat memberikan informasi. Berbeda dari laporan yang beredar, Suga dipastikan belum ada jadwal untuk dipanggil.
Pada Kamis (22/8), para wartawan berkumpul untuk menunggu Suga di kantor polisi Yongsan. Namun ternyata, perwakilan agensi HYBE menyatakan bahwa Suga tidak akan muncul. Big Hit Music bahkan meminta maaf atas kesalahan informasi tersebut.
Misinformasi terkait kasus DUI Suga belakangan bak kerap terjadi. Sebelumnya, stasiun televisi JTBC melakukan kesalahan dengan memperlihatan rekaman CCTV orang lain, bukan Suga. Banyak netizen yang menyatakan keprihatinannya atas pemberitaan media yang kian memanas hingga opini publik yang berlebihan mengenai insiden DUI Suga.
Menurut sebagian netizen, meskipun tindakan Suga salah, namun informasi yang salah bisa menyebabkan kebingungan lebih lanjut hingga mempersulit investigasi. Sebagian netizen lainnya malah mengaitkan misinformasi kasus Suga dengan mendiang Lee Sun Gyun (Lee Sun Kyun).
Saat itu, meskipun tuduhan narkoba Sun Kyun tidak terbukti, Sun Kyun berkali-kali diinterogasi polisi. Berbagai artikel juga menyudutkan Sun Kyun hingga akhirnya ia memutuskan untuk mengakhiri hidupnya. Netizen tak ayal sangat berharap jika tragedi ini tidak dialami oleh Suga.
"Media meliput kecelakaan papan luncur terlalu keras dan berlebihan. Jika Suga b*nuh diri, apakah Anda akan mengatakan, 'Itu terlalu berlebihan?'," sindir salah satu netizen. "Tidak peduli berapa banyak fans yang dimiliki BTS, mereka menutupi apa yang harus mereka tutupi... Jika mereka melakukan sesuatu yang salah, mereka harus bertanggung jawab," balas netizen lain.
"Orang Korea pada awalnya sangat dingin terhadap selebriti. Mereka meributkan hal-hal yang sepele, jadi mereka ambigu ketika menyangkut masalah yang sangat besar," sahut netizen lain. "Banyak orang mendapatkan asupan yang buruk saat menyaksikan para selebritas jatuh dan menggunakan energi tersebut untuk menciptakan korupsi dan skandal di kalangan politisi," timpal netizen lainnya.
Sementara itu, Suga menjadi sorotan setelah terjatuh dari kendaraan di Hannam-dong, Yongsan-gu, Seoul pada 6 Agustus. Saat itu, tingkat alkohol dalam darah Suga mencapai 0,227 persen, jauh melebihi batas pencabutan lisensi yang ditetapkan sebesar 0,08 persen.
Insiden ini menjadi semakin menarik perhatian publik karena dibandingkan dengan kasus-kasus sebelumnya yang melibatkan selebritas lain seperti Kim Sae Ron dan Kwak Do Won yang memiliki kadar alkohol dalam darah masing-masing 0,2 persen dan 0,158 persen.
(wk/diah)