Nikita Mirzani menyebut jika apapun yang dikatakan sang asisten, Mail Syahputra, 1 juta persen akurat. Ia juga menegaskan tak mau lagi menerima Lolly sebagai putrinya di tengah kabar hamil di luar nikah.
- Ria Susilo Wardhani
- Selasa, 27 Agustus 2024 - 08:58 WIB
WowKeren - Nikita Mirzani buka suara usai asistennya, Mail Syahputra, menyindir Lolly hamil di luar nikah. Nikita lantas mengungkap reaksi nyelekit soal kabar tersebut.
"Mail buka aib? Nggak ada yang dibuka aibnya. Yang Mail ceritakan itu 100 persen akurat. Apa yang keluar dari Mail itu 1 juta persen akurat. Bener, karena dia ada di saat masalah itu terjadi, gitu. Jadi nggak ada yang keluar dari mulut Mail itu fitnah, atau karangan itu nggak ada," kata Nikita. "Sekali lagi gua bilang netizen yang terhormat. Yang dibilang sama Mail itu benar."
Nikita juga kembali menegaskan jika dirinya sudah tak mau menerima Lolly sebagai putrinya. Nikita menyinggung soal wajar jika ada salah satu anak yang gagal dididik meski dirinya sebagai ibu sudah berusaha semaksimal mungkin.
"Biasanya, setahuku, setiap di keluarga itu, mau dididiknya benar, pasti ada yang fail (gagal). InsyaAllah yang dua nggak. Adik mau jadi anak nakal tidak?" tanya Nikita ke putra-putranya. "Nggak," balas sang putra. "Tuh nggak ada yang mau jadi anak nakal."
Nikita mengaku sudah mengikhlaskan Lolly dan enggan menerima putrinya itu. Ia juga membahas alasan dirinya bersikap tegas terutama pada Lolly. Ini karena Nikita tak mau jika Lolly menjadi anak yang liar.
"Lagian kalian jangan membenarkan anak di bawah umur melakukan hal-hal yang tidak baik, jangan netizen. Kalian kalau tahu kebenarannya aduh, makanya saya sudah mengikhlaskan, jangan disangkutpautkan sama dia lagi. Saya bukan lagi orangtuanya," kata Nikita. "Tidak ada mantan anak? Saya sudah memilih. Kalian jangan memaksa. Saya mengekang anak demi kebaikan. Apalagi anak perempuan. Harus dikekang. Kalau nggak dikekang, nanti jadi liar. Jadi tahu hal-hal yang seharusnya dia tidak tahu di usianya. Saya sudah jadi ibu tunggal yang baik. Saya tidak pernah menelantarkan anak saya. Saya tidak pernah menyuruh anak saya jadi gembel, saya tidak pernah menyuruh anak saya minta-minta di pinggir jalan. Saya tidak pernah tidak kasih makan, saya memberikan les. Kalian tahu nggak gimana saya berjuang sendiri."
(wk/riaw)