Bunga Zainal menjalani pemeriksaan terkait dugaan penipuan yang dilakukan 2 orang dekatnya. Bunga juga membeberkan fakta terbaru terkait kasus investasi bodong tersebut.
- Ria Susilo Wardhani
- Jumat, 30 Agustus 2024 - 14:40 WIB
WowKeren - Bunga Zainal baru-baru ini menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya. Ia menjadi pihak terlapor dalam kasus dugaan penipuan investasi bodong yang dilakukan dua orang dekatnya.
Saat hadir di Polda Metro Jaya, Bunga membeberkan jika laporan yang diproses ini baru sebatas kerugiannya secara pribadi. Sedangkan kerugian yang dialami sang suami belum dilaporkan.
"Pada hari ini yang saya laporkan masih satu kasus yaitu ketiga uang pribadi saya dulu nih, pribadi, CV dan PT saya. Kalau uang suami saya itu menyusul laporannya, kemungkinan akan ada laporan selanjutnya," kata Bunga. "Jadi kemarin itu memang aku adakan presscon untuk menjelaskan keseluruhan ya jadi uang 15 miliar itu adalah uang gabungan sekali lagi digarisbawahi adalah uang gabungan antara uang pribadi saya, uang dua perusahaan saya yaitu PT Bunga Citra Mandiri dan PT Bunga Kreatif Studio dan juga uang pribadi suami saya."
Sebelumnya, Bunga menangis kala membongkar identitas dua orang dekat yang ia laporkan. Ia cukup syok karena sudah menganggap mereka sebagai keluarga sendiri.
"Dugaan penipuan ini telah saya laporkan ke Polda Metro Jaya dengan terlapor berinisial AACD dan suaminya dengan inisial SFSS. Para terlapor ini bertempat tinggal di Bali dan mempunyai usaha di bidang katering serta properti. Kronologi dugaan tindak pidana penipuan ini sebagai berikut," kata Bunga. "Perkenalan saya dengan para terlapor dimulai sekitar 2020 dimulai di Bali dan pertemuan tersebut menjadikan hubungan saya, suami saya dan para terlapor dekat. Saya dan suami saya mengajak para terlapor untuk nongkrong, makan bersama dan berkegiatan di Bali. Saya anggap sebagai saudara saya sendiri."
Karena bujuk rayu AACD dan SFSS, Bunga dan suaminya tergiur berinvestasi. Sayangnya, janji AACD dan SFSS memberikan keuntungan ternyata tak ditepati. Yang mengejutkan, Bunga sempat berbohong pada suami agar ikut investasi tersebut. Untungnya, suami Bunga tak marah dan justru menguatkan sang istri.
"Di awalnya itu suami saya nggak pernah tahu kalau uang yang dikeluarkan itu senilai Rp 6,2 miliar secara bertahap. Suami saya hanya tahu sekitar Rp 2 miliaran. Terlapor meminta saya untuk mengelabui suami saya dengan cara membuat time table palsu, dan saya lakuin, saya nurut aja," kata Bunga. "Alhamdulillah banget suami saya sangat support banget, dia adalah garda terdepan saya, mungkin saya merasa bersalah karena saya juga orang yang menjerumuskan dia dan keuangan anak saya, tapi sampai saat ini suami saya nggak pernah nyalahin saya dan masih terus dukung saya."
(wk/riaw)