Triple Star Peserta 'Culinary Class Wars' Dituding Terlibat Suap Demi Kerja di Restoran Michelin
Netflix
Selebriti

Menurut Dispatch, Triple Star dan 'A' bertemu pertama kali di Amerika Serikat pada 2014. 'A' membantu Kang Seung Won mendapatkan pekerjaan di restoran berbintang Michelin dengan memberikan suap.

WowKeren - Dispatch membongkar tudingan terkait chef Triple Star atau Kang Seung Won yang terlibat suap demi bisa bekerja di restoran michelin. Tuduhan itu dibuat oleh mantan istri Seung Won, "A" yang masih merasa sakit hati kepada pria itu.

Menurut Dispatch, Seung Won dan "A" bertemu pertama kali di Amerika Serikat pada 2014. Saat itu, Seung Won adalah mahasiswa kuliner di Le Cordon Bleu. "A" membantu Kang Seung Won mendapatkan pekerjaan di restoran berbintang Michelin dengan melakukan suap.

"Saat itu, Kang Seung Won adalah mahasiswa dengan sedikit pengalaman. Kudengar bagi seorang koki, restoran tempat mereka bekerja itu penting. Saat itu, aku sedang bekerja jadi punya banyak koneksi. Jadi, aku mencari restoran yang bisa memberi pengaruh pada Kang Seung Won," ujar "A".

"A" meminta bantuan kenalannya agar Seung Won bisa bekerja di restoran berbintang Michelin. "A" akhirnya melakukan praktik suap dengan memberikan tas Chanel. "Itu adalah tas edisi terbatas, merah tua dengan rantai emas. 'A' membeli dua tas, berterima kasih kepadaku karena telah merawat pacarnya," ujar kenalan yang dimintai bantuan oleh "A".

Triple Star Peserta \'Culinary Class Wars\' Dituding Terlibat Suap Demi Kerja di Restoran Michelin

Source: Naver


Terkait tudingan "A" itu, Dispatch meminta jawaban dari Seung Won. Pria itu menjawab, "Aku tahu bahwa 'A' membeli dua tas Chanel untuk 'X' dan 'Y'. Tetapi untuk mengatakan kalau aku dapat kerja karena dia memberi mereka tas? Dia hanya memberikan tas-tas itu kepada teman-teman dekatnya."

Seung Won menegaskan bahwa dirinya mengirim email sendiri ke restoran dan akhirnya mendapatkan izin magang. "Aku mengirim email ke Atelier Crenn dan bekerja di sana melalui sistem magang. Tempat yang benar-benar ingin kutuju adalah Benu," tegasnya.

Dispatch lalu memberi tahu Seung Won bahwa suap tas Chanel dari "A" merupakan faktor penting dalam perekrutannya di restoran itu. Namun, Seung Won menjawab, "Aku seharusnya bekerja sebagai pekerja magang tanpa bayaran selama tiga bulan di Benu."

Seung Won mengungkap bahwa keterampilannya yang diakui, bukan karena suap. "Aku bekerja sampai mati, hingga aku dipekerjakan sebagai karyawan penuh waktu hanya setelah satu bulan. Apakah itu karena tas Chanel? Itu karena keterampilanku diakui oleh kepala koki," sambungnya.

Seung Won sekali lagi menolak dituding terlibat suap. "Aku tidak membantah hadiah tas Chanel dari 'A' karena kepribadianku. 'A' bilang dia memberi mereka tas hadiah, tapi aku tidak ingin berdebat dengannya tentang apakah itu benar atau tidak," pungkasnya.

(wk/amal)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait