PSY Tanggapi Kontroversi Penyitaan Vila Mewahnya Gegara Kasus Ilegal
Yonhap News
Selebriti

PSY angkat bicara melalui agensinya, P Nation terkait kabar vila mewahnya di kawasan UN Village disita karena denda yang belum dibayar terkait pelanggaran kode bangunan. Begini penjelasannya.

WowKeren - Baru-baru ini penyanyi PSY, yang dikenal luas sebagai seorang "jenius investasi properti", mendapat sorotan negatif setelah vila miliknya yang terletak di kawasan UN Village disita karena denda yang belum dibayar terkait pelanggaran kode bangunan. Denda tersebut diberikan karena tidak mematuhi perintah untuk memperbaiki konstruksi ilegal.

Penyanyi yang terkenal dengan investasi properti strategis ini, awalnya membeli dupleks mewah di Hannam-dong, UN Village pada tahun 2008 bersama istrinya seharga kurang lebih ₩2.20 miliar KRW (sekitar Rp24 miliar lebih). Mereka kemudian menghubungkan residen tersebut dengan ruang kantor di dekatnya yang juga mereka beli, yang memicu keluhan mengenai ekspansi tidak sah, termasuk modifikasi pada area berbagi dan tambahan konstruksi.

Pejabat setempat mengonfirmasi pelanggaran tersebut dan memerintahkan pasangan tersebut untuk mengembalikan properti ke bentuk aslinya. Namun, perintah ini diabaikan, sehingga denda dijatuhkan. Sampai akhirnya PSY angkat bicara melalui agensinya, P Nation.

"PSY tidak pernah melakukan perubahan atau perluasan bangunan. Ia menyadari adanya perluasan ilegal yang dilakukan selama pembangunan awal," tegas agensi, Senin (25/11). "Denda penegakan hukum terlambat dibayarkan karena pemberitahuan diterima terlambat, tetapi sekarang telah dibayarkan lunas. PSY dan penghuni vila lainnya saat ini sedang mempersiapkan untuk menyewa perusahaan konstruksi untuk memperbaiki perluasan ilegal tersebut."


Meskipun denda akhirnya dibayar lima bulan kemudian, mengangkat penyitaan, perbaikan yang diminta tetap belum dilakukan. Sementara itu, selama periode penyitaan, PSY diketahui malah membeli rumah baru yang lebih mewah senilai lebih dari ₩10 miliar KRW (sekitar Rp113 miliar lebih). Kabar ini memunculkan perdebatan mengenai prioritas keuangan penyanyi tersebut.

Kasus ini muncul ketika PSY menempati vila mewah tersebut bersama istrinya selama 17 tahun sebelum pindah ke Park Hannam pada tahun 2020 dan kemudian menyewakan vila tersebut. Baru-baru ini, sebuah pengaduan mengenai ekspansi tidak sah diajukan ke Kantor Distrik Yongsan. Begitu penyitaan dicabut setelah PSY membayar denda, properti tersebut tetap diklasifikasikan sebagai tidak patuh karena pelanggaran yang belum diselesaikan.

Sejak itu, PSY telah memperoleh satu rumah mewah di Namsan Upper House, Itaewon, yang dikenal dengan penghuninya yang berprofil tinggi, termasuk Seo Min Jung, putri dari Ketua AmorePacific Suh Kyung Bae, dan aktor Ha Jung Woo. "PSY melakukan pembayaran terakhir dan mengambil kepemilikan pada bulan September," menurut catatan real estate.

Kontroversi ini menyoroti pengawasan ketat terhadap pelanggaran kode bangunan dalam transaksi real estate berprofil tinggi di Korea Selatan. Upaya untuk mendapatkan tanggapan dari agensi PSY tidak dijawab dalam tiga hari pertama.

(wk/lara)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait