Orang dalam industri percaya bahwa konferensi pers emosional Kim Soo Hyun pada 31 Maret bukan hanya sebagai bantahan terhadap kontroversi baru-baru ini, tetapi juga tindakan putus asa.
- Farida Amalia Dwi Yanti
- Selasa, 01 April 2025 - 17:45 WIB
WowKeren - Agensi Kim Soo Hyun, GOLDMEDALIST dikabarkan tengah menghadapi krisis keuangan terburuk sejak didirikan. Dikatakan bahwa sumber internal telah mengonfirmasi bahwa dana agensi tersebut bahkan hampir habis.
Situasi tampak begitu buruk hingga GOLDMEDALIST baru-baru ini menangguhkan kontraknya dengan layanan kebersihan (cleaning servis) eksternal. Hal ini semakin memicu spekulasi bahwa perusahaan tersebut berada di ambang kehancuran.
Orang dalam industri percaya bahwa konferensi pers emosional Soo Hyun pada 31 Maret bukan hanya sebagai bantahan terhadap kontroversi baru-baru ini, tetapi juga tindakan putus asa untuk menyelamatkan agensinya dari kehancuran yang akan segera terjadi.
Para pengamat berpendapat bahwa penampilan Soo Hyun yang berlinang air mata itu mencerminkan urgensi yang semakin meningkat dalam GOLDMEDALIST, di mana penundaan lebih lanjut bisa berarti penutupan total agensi.
Seorang pakar M&A yang memahami situasi tersebut berkomentar, "Dulu GOLDMEDALIST memiliki surplus 2-3 miliar KRW di rekening agensi, tetapi sekarang tidak lagi. Lebih dari 20 iklan milik Kim Soo Hyun telah ditarik."
"Meskipun, beberapa pengiklan menuntut denda, pengembalian dana sebagian untuk biaya model prabayar, pembatalan acara terjadwal, dan kenaikan biaya tetap telah sangat menguras keuangan perusahaan," imbuh pakar M&A itu.
Meskipun, agensi belum mengonfirmasinya secara resmi, rumor menunjukkan GOLDMEDALIST secara aktif mencari investasi luar. Sebuah sumber industri keuangan mengungkapkan, "Agensi dilaporkan perlu mengamankan sekitar 6 miliar KRW sebelum konferensi pers. Aku juga mendengar mereka telah menghentikan layanan dari perusahaan pembersihan yang dialihdayakan. Jika itu benar, restrukturisasi di antara staf mungkin menjadi langkah berikutnya."
Suara-suara industri berspekulasi bahwa waktu konferensi pers Soo Hyun tidak hanya untuk membantah klaim yang dibuat oleh keluarga mendiang aktris Kim Sae Ron dan saluran YouTube kontroversial Garosero Research Institute, tetapi juga langkah yang diperhitungkan untuk mencegah keruntuhan total agensinya.
Selama konferensi pers, Soo Hyun menangis berulang kali dan mengatakan, "Aku tidak bisa mengakui sesuatu yang tidak aku lakukan. Aku tidak bisa lagi berdiam diri saat keluarga dan staf agensiku menderita karena aku."
Setelah jumpa pers, Soo Hyun mengajukan gugatan ganti rugi sebesar 12 miliar KRW terhadap keluarga mendiang Sae Ron, seorang bibi yang tidak disebutkan namanya, dan operator Garosero Research Institute. Pakar hukum mencatat tindakan hukum yang agresif ini mencerminkan kurangnya pilihan lain yang layak untuk penyelesaian.
(wk/amal)