Sutradara Upie Guava rencanakan universe baru lewat film Pelangi di Mars.
- Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:36 WIB
WowKeren - Sutradara berbakat Upie Guava telah resmi memperkenalkan film panjang pertamanya yang berjudul Pelangi di Mars. Film ini akan menjadi langkah awal dari visi ambisiusnya untuk menciptakan sebuah universe baru di dunia perfilman Indonesia, dengan penayangan dijadwalkan pada libur Lebaran 2026.
Dalam sebuah wawancara, Upie mengungkapkan bahwa Pelangi di Mars bukan hanya sekadar film, melainkan merupakan fondasi untuk membangun semesta yang lebih luas. "Kayaknya for the rest of my career gua akan fokus di sini aja gitu. Maksud saya mengembangkan universe Pelangi di Mars, bikin sekuelnya, bikin series-nya, bikin apa ya, membesarkan IP-nya," katanya. Ia menegaskan komitmennya untuk terlibat dalam proyek ini hingga akhir kariernya.
Film ini menggunakan teknologi hybrid mutakhir yang menjanjikan pengalaman baru bagi para penontonnya. Upie juga menyatakan bahwa pengembangan universe Pelangi di Mars tidak akan terbatas pada satu format visual saja, melainkan akan mencakup full animation. "Intinya saya enggak mau terikat dengan bentuk, animasi atau hybrid. Saya lebih merasa nyamannya terikat dengan konteks," tambahnya menjelaskan tentang pendekatan kreatifnya.
Sementara itu, meskipun Upie memiliki ketertarikan untuk mengeksplorasi genre lain seperti horor atau laga, ia berkomitmen untuk fokus pada film anak-anak. "Jadi saya akan fokus ke dunia film anak-anak, membesarkan IP Pelangi di Mars. Ada keinginan untuk mencoba genre yang lain kayak bikin horor, mungkin action, ada. Tapi sepertinya dorongan saya untuk membuat film anak-anak lagi dan lagi tuh jauh lebih besar aja gitu," ungkapnya.
Berlatar belakang tahun 2100, Pelangi di Mars menceritakan kisah Pelangi, seorang gadis berusia 12 tahun yang merupakan manusia pertama yang lahir dan tumbuh di Planet Mars. Dalam perjalanan hidupnya, Pelangi harus bertahan hidup setelah ditinggalkan ibunya, bergabung dengan sekelompok robot tua yang terbengkalai. Bersama-sama, mereka menjalani misi untuk mencari Zeolith Omega, mineral langka yang diyakini dapat memurnikan air dan menjadi harapan terakhir umat manusia.
Film ini menampilkan jajaran aktor berbakat, termasuk Keinaya Messi Gusti, Lutesha, Rio Dewanto, dan Livy Renata. Penonton dapat menyaksikan Pelangi di Mars di bioskop mulai tanggal 18 Maret mendatang. Dengan proyek ambisius ini, Upie Guava berharap dapat memberikan warna baru dalam dunia perfilman Indonesia, terutama untuk segmen film anak-anak.
(wk/timw)