Arab Saudi berkomitmen meredakan ketegangan di Timur Tengah dan menjamin pelaksanaan haji.
- Senin, 16 Maret 2026 - 12:34 WIB
WowKeren - Pemerintah Kerajaan Arab Saudi menegaskan komitmennya untuk menggunakan jalur diplomatik demi meredakan ketegangan yang semakin memanas di Timur Tengah. Pernyataan ini disampaikan oleh Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal bin Abdullah Al-Amudi, dalam acara buka puasa bersama insan pers di Jakarta.
"Upaya-upaya diplomatik sedang dan terus dilakukan oleh Kerajaan Arab Saudi," ungkap Dubes Faisal pada Jumat malam (13/3/2026). Dalam upaya meredakan situasi, ia menyatakan bahwa Saudi memilih untuk menahan diri dan menghindari langkah konfrontatif, serta mengedepankan prinsip penyelesaian masalah secara damai.
Dubes Faisal juga menegaskan posisi tegas Saudi terkait konflik yang terjadi, yaitu tidak mengizinkan wilayahnya dijadikan pangkalan atau jalur untuk melancarkan serangan terhadap Iran. "Kami tahu serangan awal dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Dalam poin ini, Pemerintah Saudi mengecam tindakan yang dilakukan oleh Israel," tegasnya.
Meski demikian, ia menyayangkan bahwa Iran tetap melancarkan serangan balasan ke negara-negara Teluk, termasuk Saudi, yang menyasar fasilitas publik dan infrastruktur politik penting. Menurutnya, tindakan tersebut bertentangan dengan prinsip hubungan bertetangga yang baik serta melanggar hukum dan norma internasional yang diakui oleh masyarakat global.
Dalam menghadapi ketidakstabilan ekonomi global akibat konflik, Dubes Faisal menegaskan bahwa Saudi akan berperan aktif dalam menstabilkan harga minyak dunia. "Kami akan berusaha menstabilkan harga karena kami menyadari perang pasti berdampak pada sektor ekonomi dan energi," tambahnya.
Terkait pelaksanaan ibadah haji, Dubes Faisal memastikan kepada masyarakat Indonesia agar tidak khawatir. Ia menyatakan bahwa semua persiapan haji berjalan lancar sesuai rencana dan tidak terpengaruh oleh eskalasi politik di kawasan. "Insya Allah persiapan berjalan lancar. Arab Saudi dalam keadaan aman dan tenang. Jadwal penerbangan jemaah haji akan tetap berjalan sesuai ketetapan," pungkasnya.
(wk/timw)