Pasangan Hanung Bramantyo dan Zaskia Mecca sukses menggelar salat Idulfitri di masjid baru mereka di Jakarta.
- Minggu, 22 Maret 2026 - 00:31 WIB
WowKeren - Sejumlah selebritas Indonesia turut berkontribusi dalam membangun masjid dan menggelar salat Idulfitri di tahun ini. Salah satu pasangan yang menonjol adalah Hanung Bramantyo dan Zaskia Adya Mecca yang meresmikan masjid baru mereka di Jagakarsa, Jakarta Selatan, dengan menggelar salat Idulfitri untuk pertama kalinya. Selain mereka, desainer Ivan Gunawan juga merayakan Idulfitri di masjid yang dibangunnya di Sawangan, Depok, Jawa Barat.
Masjid yang dibangun oleh Hanung dan Zaskia berada dekat dengan kediaman mereka. Acara salat Idulfitri berlangsung di lapangan terbuka yang berlokasi di lingkungan rumah baru mereka, bersebelahan dengan masjid yang baru saja selesai dibangun. Meskipun acara berjalan lancar dan dihadiri oleh ratusan jemaah, Zaskia mengaku sempat merasa gugup selama proses persiapan. Dia yang dikenal sebagai sosok perfeksionis, terus memikirkan detail teknis, termasuk kualitas suara dari pengeras suara di lokasi.
“Ya bahagia, cuma emang dasar Virgo, kayaknya masih tadi kayak 'Ah, speaker-nya kurang ini deh, kurang ini,' tapi sejauh ini bahagia banget karena baru ngerasain warga tuh kayak di Jogja nggak sih rasanya? Semua warga jadi dekat banget,” ujar Zaskia, mencerminkan perasaannya setelah acara tersebut.
Zaskia juga menyatakan bahwa keberhasilan menggelar salat Idulfitri dengan lancar adalah pencapaian luar biasa, mengingat persiapan hanya berlangsung selama tiga hari. Tim yang terlibat pun sangat terbatas, hanya terdiri dari empat orang, termasuk kakak Zaskia, Tasya Nur Medina. “Terus tim intinya cuma berempat, cuma aku, Mas Hanung, ada Suni imam kita sama kakak aku, Kak Tasya. Dia luar biasa banget. Terus warga semua turun tangan. Jadi ini Allah yang ngebantu sih,” tambahnya.
Sementara itu, Hanung Bramantyo mengaku bahwa tanggung jawab sebagai penyelenggara acara membuatnya sulit untuk beristirahat. Sebagai sutradara, ia merasa terbebani oleh kemungkinan buruk, seperti jika acara yang telah disiapkan dengan susah payah ternyata sepi peminat. “Struggle-nya adalah ya ini baru pertama, baru pertama sih bikin. Enggak bisa tidur udah pasti. Takutnya kita terlalu PD [percaya diri], maksudnya kita bikin ini terus kemudian merasa dibutuhkan banget, itu tantangan utama. Jangan-jangan nanti nggak ada yang datang lagi gitu kan, kita udah capek-capek bikin ini,” ungkap Hanung mengenai tantangan yang dihadapinya.
Ketegangan yang dirasakan oleh pasangan ini akhirnya terbayar saat ratusan warga memadati lapangan sejak pagi buta. Zaskia menceritakan bagaimana ia berlari-lari di lapangan untuk memastikan posisi jemaah sudah rapi sebelum salat dimulai, serta penyesuaian rundown atau susunan kegiatan acara. “Yang enggak sesuai rundown karena--emang kayak kita masih belajar semuanya,” tuturnya.
Dari pengalaman ini, Hanung dan Zaskia berencana untuk kembali menggelar kegiatan serupa pada perayaan Iduladha mendatang, menandakan komitmen mereka untuk terus berkontribusi pada masyarakat.
Di sisi lain, Ivan Gunawan juga merasakan momen emosional merayakan Idulfitri di masjid yang ia bangun di Sawangan. Ini menjadi spesial karena untuk pertama kalinya sejak masjid itu berdiri, ia menggelar salat Id berjamaah bersama keluarga, kerabat, dan warga sekitar. “Kali ini adalah hari pertama atau pertama kali semenjak masjid ini berdiri kita. Kita sama-sama menjalankan ibadah salat Idulfitri yang alhamdulillah bisa dipadati juga oleh keluarga, kerabat, guru-guru, tetangga sekitar,” kata Ivan Gunawan setelah pelaksanaan salat Id.
Masjid yang juga berfungsi sebagai lokasi Rumah Tahfidz Ad-Durrotul Quran ini kini menampung sekitar 150 santri dari jenjang TK hingga SMA. Ivan memiliki visi agar masjid tersebut tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pendidikan agama yang mencetak generasi penghafal Al-Qur'an berkualitas. “Saya berharap bahwa yang ada di sini semuanya insyallah adalah anak-anak yang punya prestasi, anak-anak pilihan Allah yang di sini bukan hanya sekadar tinggal, tempat penampungan, tapi mereka memang anak-anak yang ingin belajar agama Islam lebih giat lagi,” tuturnya.
Untuk memastikan kelancaran acara, Ivan Gunawan hadir di lokasi sejak pukul empat pagi. Ia memantau langsung setiap detail, mulai dari alur jamaah laki-laki dan perempuan hingga kebersihan tempat wudu agar tidak terjadi keruwetan saat jemaah membeludak. “Namanya rumah sendiri kita kan harus menyambut tamu yang hadir, memastikan segala sesuatunya itu sesuai dengan rencana,” kata Ivan, mencerminkan dedikasinya terhadap acara tersebut.
Dengan semangat dan kerja keras, baik Hanung Bramantyo dan Zaskia Adya Mecca, maupun Ivan Gunawan, telah menunjukkan bahwa selebritas tidak hanya memiliki peran di dunia hiburan, tetapi juga dalam membangun masyarakat melalui tempat ibadah yang mereka dirikan.
(wk/timw)