Jimin dan Jungkook BTS menghadapi kontroversi terkait saran diet yang viral.
- Sabtu, 28 Maret 2026 - 14:06 WIB
WowKeren - Jimin dan Jungkook dari BTS tengah menghadapi kontroversi setelah sebuah klip wawancara mereka mengenai diet viral di media sosial. Dalam wawancara tersebut, keduanya memberikan saran tentang diet yang dianggap mempromosikan kebiasaan makan yang tidak sehat. Klip ini berasal dari wawancara mereka saat mempromosikan acara perjalanan, Are You Sure 2, dan menuai berbagai reaksi dari netizen.
Dalam klip tersebut, Jimin menyebutkan, “Diet kami adalah sukses.” Ketika ditanya lebih lanjut tentang diet mereka, Jimin menjawab dengan ragu, “Tidak makan.” Jungkook pun menambahkan, “Jangan makan dan berlari dengan baik.” Jimin menegaskan bahwa tidak ada jawaban lain untuk menurunkan berat badan selain tidak makan. Jungkook juga menekankan pentingnya olahraga aerobik. Mereka berdua menganggap bahwa pembatasan diet adalah bagian yang tak terhindarkan dari kehidupan seorang selebriti.
Reaksi netizen pun beragam, dengan banyak yang menganggap pernyataan tersebut tidak sesuai dengan konsep 'cinta diri' yang sering mereka promosikan. Seorang pengguna X menulis, “Bagaimana Anda mempromosikan konsep 'cinta diri' sambil mendorong kebiasaan beracun dan mempromosikan gangguan makan?”
Beberapa pengguna lainnya juga menyuarakan kekhawatiran mereka, mengungkapkan betapa tidak sehatnya saran yang diberikan oleh idolanya. Salah satu pengguna berkomentar, “Banyak dari penggemar mereka masih sangat muda, dan mereka seharusnya tidak mendengar hal-hal berbahaya seperti ini dari idola mereka.”
Kontroversi ini semakin memanas dengan komentar terbaru dari RM mengenai berat badan V yang juga memicu kemarahan dari penggemar. Banyak yang berharap agar para anggota BTS lebih berhati-hati dalam berbicara mengenai masalah sensitif seperti ini, terutama mengingat pengaruh besar yang mereka miliki di kalangan penggemar muda.
Berikut video yang diunggah yang memperlihatkan wawancara tersebut...
Di tengah ketegangan ini, BTS tetap menjadi sorotan dengan keberanian mereka dalam berbagi pengalaman dan pandangan. Namun, situasi ini menunjukkan betapa pentingnya tanggung jawab yang mereka pegang sebagai idola, terutama ketika menyangkut isu-isu kesehatan.
Kontroversi ini pasti akan menjadi pembelajaran bagi BTS dan industri K-Pop secara keseluruhan, untuk lebih berhati-hati dalam memilih kata-kata yang dapat memengaruhi banyak orang, terutama generasi muda yang sangat terinspirasi oleh mereka.
Dengan segala yang terjadi, para penggemar berharap agar BTS dapat terus menjadi panutan yang positif dan menyebarkan pesan cinta diri yang sejati, tanpa mengorbankan kesehatan dan keselamatan mental para penggemar mereka.
(wk/timw)