Rachel Vennya mengambil langkah hukum terkait sengketa rumah dengan mantan suaminya, Okin.
- Selasa, 07 April 2026 - 14:33 WIB
WowKeren - Konflik antara Rachel Vennya dan mantan suaminya, Niko Al Hakim yang akrab disapa Okin, kembali memanas. Setelah saling sindir di media sosial, Rachel kini dikabarkan sedang mempersiapkan langkah hukum terkait sengketa rumah anak-anak mereka. Hal tersebut disampaikan oleh kuasa hukum Rachel, Sangun Ragahdo, saat ditemui di Polda Metro Jaya.
Sangun Ragahdo menjelaskan bahwa tindakan hukum yang direncanakan Rachel Vennya bertujuan untuk melindungi kepentingan anak-anak. "Rachel ingin menuntut hak. Haknya siapa? Hak anak-anak, bukan hak Rachel. Ini terkait tanggung jawab seorang ayah terhadap anak-anaknya," ungkapnya. Pernyataan ini menunjukkan bahwa Rachel sangat memperhatikan kesejahteraan anak-anak mereka di tengah konflik yang terjadi.
Lebih lanjut, Sangun juga menyoroti adanya potensi pidana dalam situasi ini, meskipun ia belum merinci lebih lanjut mengenai potensi tersebut. "Kalau saya lihat sementara ini, potensi-potensi pidana ini sebetulnya ada," ujarnya. Hal ini menimbulkan tanda tanya mengenai apa yang sebenarnya terjadi dalam hubungan mereka pasca perceraian.
Sangun mengungkapkan bahwa hubungan Rachel dan Okin sempat berjalan baik setelah perceraian mereka pada tahun 2021, terutama dalam hal pengasuhan anak. Namun, seiring berjalannya waktu, hubungan mereka semakin memanas dan tanggung jawab Okin terhadap anak-anak tampak semakin menghilang. "Dulu mereka cerai tidak mau ribut karena pengasuhan masih baik-baik saja. Masih ada waktu bersama anak-anak. Cuma makin ke sini, terkait tanggung jawab ini kok makin menghilang," jelas Sangun.
Langkah hukum yang akan diambil oleh Rachel Vennya mencakup laporan pidana dan gugatan hak asuh anak. Seperti diketahui, putusan cerai di pengadilan sebelumnya telah mengabulkan permohonan mereka untuk mengasuh anak secara bersama. Rachel Vennya dilaporkan sangat kecewa dengan sikap mantan suaminya, yang membuatnya merasa perlu untuk mengambil tindakan hukum. "Tidak menutup kemungkinan ke depannya akan dilakukan upaya hukum, apakah gugatan hak asuh anak atau laporan polisi terkait dugaan tindak pidana," ucap Sangun menekankan keseriusan situasi ini.
Berikut video yang diunggah terkait dengan pernyataan kuasa hukum Rachel Vennya:
(wk/timw)