Mino WINNER mengakui kesalahannya dan siap menghadapi hukuman terkait wajib militer.
- Selasa, 21 April 2026 - 12:35 WIB
WowKeren - Pada 21 April 2026, Mino dari grup WINNER hadir dalam sidang pertama terkait tuduhan pelanggaran Undang-Undang Wajib Militer. Ia dituduh absen dari jabatannya selama 102 dari 430 hari wajib militer tanpa izin resmi. Meskipun pengacara Mino menyebutkan bahwa ia menderita gangguan bipolar dan gangguan panik sebagai alasan ketidakhadirannya, alasan tersebut tidak dianggap sebagai pembenaran untuk tindakannya.
Jaksa penuntut umum mendesak hukuman penjara untuk Mino atas tuduhan secara sengaja melewatkan wajib militer. Setelah sidang, Mino bertemu dengan para reporter di luar pengadilan dan menjawab sejumlah pertanyaan mengenai tindakannya. Seorang jurnalis bertanya, "Apakah Anda mengakui tuduhan ini? Apakah Anda berencana untuk meminta maaf kepada masyarakat yang telah melaksanakan kewajiban militer mereka dengan baik? Apa maksud Anda ketika mengatakan Anda akan mengulang wajib militer jika diberi kesempatan?"
Mino menjawab, "Saya dengan rendah hati menerima dan mengakui hukuman apapun yang diberikan kepada saya." Ia juga menegaskan, "Ya, itu benar." Saat ditanya lagi, Mino menambahkan, "Saya minta maaf karena telah mengecewakan banyak orang."
Reaksi netizen setelah pernyataan Mino sangat beragam, banyak dari mereka merasa kecewa dengan tindakan yang diambilnya dan setuju bahwa ia seharusnya kembali menjalani wajib militer. Banyak komentar di media sosial yang menyuarakan harapan agar Mino menjalani hukuman yang setimpal dan kembali ke militer untuk menyelesaikan kewajibannya. Beberapa netizen menyebutkan, "Mino, kembalilah ke militer dan lakukan dengan benar. Jika saja ia tidak melewatkan tugasnya..."
Berikut video yang diunggah mengenai Mino setelah sidang...
Beberapa netizen lainnya juga mengungkapkan pendapat serupa, dengan komentar seperti, "Sungguh, jika saja dia hadir di tempat kerja..." dan "Pergilah ke penjara, lalu kembali ke militer." Hal ini menunjukkan betapa besar kekecewaan yang dirasakan oleh penggemar dan masyarakat terhadap tindakan Mino yang dianggap merugikan reputasinya, serta tanggung jawabnya sebagai warga negara.
Isu mengenai pelanggaran wajib militer ini bukan hanya menarik perhatian penggemar K-Pop, tetapi juga memicu perdebatan lebih luas mengenai tanggung jawab sosial dan etik dari para idol K-Pop. Mino, sebagai salah satu anggota WINNER, kini menghadapi tantangan besar dalam membangun kembali kepercayaan publik setelah kontroversi ini. Apakah Mino akan mampu mengatasi situasi ini dan kembali ke jalur yang benar? Hanya waktu yang akan menjawab.
(wk/timw)