Tindakan YouTuber Potato Turtle terhadap Jennie BLACKPINK menuai kritik dan permohonan maaf.
- Kamis, 16 Juli 2026 - 01:03 WIB
WowKeren - Seorang YouTuber bernama Potato Turtle baru-baru ini mendapat backlash besar-besaran akibat tindakannya yang dianggap mengganggu privasi Jennie BLACKPINK. Dalam video terbarunya, Potato Turtle menunjukkan tantangan bucket list yang melibatkan kunjungan ke OA Entertainment, agensi Jennie di Seoul, di mana dia membunyikan bel dan memberikan bunga. Selain itu, dia juga menarik perhatian dengan membawa spanduk bertuliskan, 'Jennie unnie, mau ngopi?' saat konser BLACKPINK. Namun, perilakunya yang terkesan tiba-tiba dan invasi ke agensi Jennie itu dikritik oleh banyak orang, diibaratkan seperti perilaku 'sasaeng fans' yang kerap melanggar privasi idola.
Akibat kritik yang meluas, video berjudul 'Having a cup of coffee with Jennie' pun dihapus dari publik. Pada tanggal 14 Juli, Potato Turtle mengunggah permohonan maaf di akun media sosialnya. Dalam pernyataannya, dia menyatakan, 'Saya sungguh meminta maaf kepada semua orang yang merasa tidak nyaman karena video yang saya unggah baru-baru ini. Saya telah membaca setiap komentar dengan seksama dan sangat merenungkan tindakan saya yang tidak bijaksana.' Dia menjelaskan, 'Saat ini saya sedang mencoba menyelesaikan bucket list yang terdiri dari 100 hal. Beberapa tantangan, seperti 'melihat Aurora Borealis di Islandia', relatif dapat dicapai, tetapi yang lain, seperti 'ngopi dengan Jennie', secara realistis sangat sulit. Saya ingin mencoba sesuatu yang tampak mustahil. Saya ingin mengetuk pintu dan menemukan jalan saya sendiri.'
Potato Turtle kemudian menambahkan, 'Tentu saja, saya tidak pernah berpikir bahwa hanya dengan pergi ke agensi atau menghadiri konser, saya benar-benar bisa ngopi dengan Jennie. Saya sering merujuk konten luar negeri saat membuat video. Karena sering ada video shout-out untuk selebriti luar negeri, saya membuat video tersebut dengan niat tulus untuk mengekspresikan perasaan saya.' Mengenai kunjungannya ke agensi Jennie, Potato Turtle mengakui, 'Saya tidak menyadari bahwa tiba-tiba muncul dan memberikan surat serta bunga bisa dianggap sebagai perilaku menguntit. Saya ingin menyampaikan ketulusan saya dengan memberikan surat dan merekam prosesnya, tetapi caranya salah. Saya rasa saya terlalu tidak paham mengenai budaya penggemar idola. Saya akan bertindak lebih hati-hati ke depan.'
Dia juga meminta maaf karena mengangkat spanduk di konser, dengan menyatakan, 'Karena ini adalah pertama kalinya saya menghadiri konser, saya kurang memahami budaya konser. Saya sungguh meminta maaf karena mengangkat spanduk di venue. Mulai sekarang, saya akan mematuhi etika konser dan tidak mengulangi kesalahan seperti ini.'
(wk/timw)