THE BOYZ dan One Hundred Label Terlibat Perselisihan Pembayaran yang Memanas
Instagram/THE BOYZ/Instagram
Selebriti

Perselisihan antara THE BOYZ dan One Hundred Label semakin memanas terkait pembayaran.

WowKeren - Pada 22 April 2026, perselisihan antara grup K-Pop, THE BOYZ, dan agensi mereka, One Hundred Label, semakin memanas setelah pengacara Kim Moon Hee dari Yulchon LLC mengungkapkan bahwa sembilan anggota grup tersebut (kecuali New) belum menerima 'satu pun pembayaran' dari agensi, termasuk pendapatan yang belum dibayar sejak akhir 2025.

Dalam pernyataannya, Kim Moon Hee menyatakan, 'Meskipun ada banyak jaminan, termasuk tanggal pembayaran tertentu dan janji untuk menyertakan biaya keterlambatan, tidak ada pembayaran yang benar-benar dilakukan,' menambahkan bahwa pernyataan publik agensi yang menyebutkan penyelesaian telah dilakukan adalah 'palsu dan sangat disayangkan.'

Tim hukum THE BOYZ mengonfirmasi bahwa mereka telah mengajukan pengaduan pidana dan saat ini sedang dalam proses penyelidikan. Kasus ini telah dialihkan ke Unit Kejahatan Keuangan Kepolisian Metropolitan Seoul pada tanggal 20 April 2026.


Menanggapi tuduhan tersebut, One Hundred Label menyatakan bahwa mereka telah membayar semua 11 anggota grup sebesar 1,5 miliar KRW masing-masing sebagai uang muka tanda tangan, dengan total mencapai 16,5 miliar KRW (sekitar 11,1 juta USD). Agensi berpendapat bahwa jumlah tersebut jauh melebihi standar industri dan menekankan bahwa setiap penyelesaian yang belum dibayar adalah minimal dibandingkan dengan uang muka tersebut, yang seharusnya dikembalikan dari pendapatan di masa depan. 'Jika kontrak dibatalkan, sisa saldo harus dikembalikan,' tambah mereka.

Selain itu, agensi menyatakan kesediaannya untuk segera merilis dana penyelesaian yang telah diamankan, asalkan anggota mengakui uang muka tersebut dan mempertahankan kontrak mereka. Sebelumnya, sembilan anggota mengajukan permohonan untuk membatalkan kontrak mereka, mengutip ketidakpastian pembayaran dan kegagalan manajemen, dan juga telah mengajukan permohonan perintah pengadilan sambil melaporkan CEO Cha Ga Won atas tuduhan penggelapan.

Dalam perselisihan terpisah namun berkaitan, pengadilan memihak Nomus terkait hak streaming yang terkait dengan konser-konser THE BOYZ. Pengadilan Distrik Sentral Seoul memberikan perintah sementara kepada Nomus melawan One Hundred Label, memutuskan bahwa agensi tersebut masih memegang hak penyiaran online eksklusif. Akibatnya, One Hundred Label tidak dapat memberikan izin streaming kepada pihak ketiga dan akan menghadapi denda sebesar 50 juta KRW untuk setiap pelanggaran yang terjadi.

(wk/timw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait