Rey Mbayang tampil dengan rambut botak akibat penyakit autoimun psoriasis yang dideritanya.
- Sabtu, 25 April 2026 - 18:01 WIB
WowKeren - Rey Mbayang, suami dari Dinda Hauw, baru-baru ini mengejutkan publik dengan penampilan barunya yang botak. Dalam sebuah unggahan di Instagram, Rey menjelaskan bahwa perubahan tersebut disebabkan oleh penyakit autoimun yang serius, yaitu psoriasis.
Melalui penjelasannya, Rey Mbayang mengungkapkan bahwa selama empat bulan terakhir, ia merasakan dampak signifikan dari penyakit yang dideritanya. Selain masalah kulit, ia juga mengalami nyeri pada tulang yang mengganggu aktivitas sehari-harinya. "Jadi alasan botakin kepala karena punya sakit 'Autoimmune' psoriasis," ujarnya dalam sebuah wawancara.
Artis berusia 27 tahun ini menambahkan, kerontokan rambut yang dialaminya berlangsung secara ekstrem. "Empat bulan terakhir, gue mulai ngerasain efek nggak enak di tulang juga dan masuk fase rontok parah," jelasnya. Kondisi ini membuatnya akhirnya memutuskan untuk mencukur habis rambutnya agar proses perawatan bisa lebih maksimal dan juga untuk mengurangi stres yang disebabkan kerontokan rambut yang terus terjadi.
"Gue memutuskan buat botak biar lebih mudah buat ngobatinnya, dan biar lebih simple aja, ga makin stress mikirin rambut," ungkap Rey Mbayang. Meskipun ia telah mencoba berbagai cara untuk mengatasi masalah tersebut, termasuk mempertimbangkan kemungkinan transplantasi rambut di masa depan, saat ini fokus utamanya adalah memulihkan kesehatan.
Rey Mbayang juga meminta kepada warganet untuk tidak memberikan komentar yang tidak perlu mengenai keadaannya saat ini. "Jadi tolong be nice yaaa, jangan terlalu dianggap punya andil buat ngomentarin hidup orang lain," tegasnya. Hal ini menjadi pengingat bagi publik untuk lebih sensitif dan memahami perjuangan yang sedang dihadapi oleh para selebriti.
Psoriasis sendiri merupakan penyakit autoimun yang menyebabkan peradangan pada kulit, di mana kondisi ini dapat membuat kulit menjadi bersisik, menebal, terasa gatal, serta mudah terkelupas. Area yang sering terkena dampaknya adalah siku, lutut, punggung bawah, dan kulit kepala, yang jika terjadi di area tersebut dapat memicu kerontokan rambut.
Dengan kehadiran Rey Mbayang yang botak, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya memahami penyakit autoimun dan dampaknya terhadap kualitas hidup seseorang. Semoga Rey Mbayang segera pulih dan kembali ke aktivitasnya dengan penuh semangat.
(wk/timw)