Polisi Korea Selatan rencanakan permohonan penangkapan baru untuk Bang Si Hyuk setelah penolakan.
- Senin, 27 April 2026 - 01:36 WIB
WowKeren - Polisi Korea Selatan kini mempertimbangkan untuk mengajukan kembali permohonan penangkapan terhadap Bang Si Hyuk, Chairman HYBE, setelah permohonan pertama ditolak oleh jaksa. Permohonan yang diajukan pada 21 April lalu ditolak pada 24 April karena dianggap tidak ada cukup bukti untuk melakukan penahanan pada tahap ini.
Unit Investigasi Kejahatan Keuangan dari Kepolisian Metropolitan Seoul berencana melakukan penyelidikan tambahan terkait tuduhan terhadap Bang Si Hyuk yang melanggar Undang-Undang Pasar Modal, khususnya mengenai perdagangan tidak adil. Meskipun penyelidikan ini sudah berjalan selama lebih dari satu tahun, beberapa kritik muncul mengenai lambatnya perkembangan kasus ini.
Polisi awalnya mengajukan permohonan penangkapan pada 21 April, namun proses ini terkendala oleh permintaan jaksa untuk investigasi lebih lanjut. Jika jaksa terus mengembalikan kasus ini, polisi memiliki opsi untuk meningkatkan masalah ini ke Komite Tinjauan Warrant. Alasan untuk meminta tinjauan tersebut termasuk tiga atau lebih permintaan untuk investigasi tambahan mengenai warrant yang sama, atau jika sudah lima hari sejak permohonan diajukan.
Namun, pengadaan Komite Tinjauan Warrant tidak selalu berujung pada penerbitan warrant yang sebenarnya. Ini bukan kali pertama polisi dan pihak kejaksaan bertentangan. Tahun lalu, polisi mengajukan dua kali permohonan untuk warrant pencarian dan penyitaan terhadap Bang Si Hyuk, tetapi ditolak, dengan alasan adanya investigasi yang sedang berlangsung oleh Polisi Yudisial Khusus Pasar Modal dari Layanan Pengawas Keuangan (FSS).
Hanya pada percobaan ketiga, polisi berhasil mendapatkan warrant dan melakukan penyitaan di kantor pusat HYBE. Beberapa pihak juga mengangkat kemungkinan bahwa permintaan baru-baru ini dari Kedutaan Besar AS di Seoul untuk mencabut larangan perjalanan Bang Si Hyuk dapat mempengaruhi waktu pengajuan permohonan warrant ini.
(wk/timw)