Reopening Film 'Bi Jeong Seong Si' Ditunda Karena Masalah Hak Cipta
Auto Generated/AI Generated
Selebriti

Film 'Bi Jeong Seong Si' yang dibintangi Tony Leung tertunda pemutaran ulang akibat isu hak cipta.

WowKeren - Proyek pemutaran ulang film 'Bi Jeong Seong Si' yang dibintangi oleh aktor Tony Leung terpaksa ditunda karena masalah hak cipta. Keputusan ini diambil setelah Association of Korean Art Cinemas menyatakan bahwa pemutaran yang dijadwalkan pada 6 Mei 2026 akan dibatalkan.

Menurut informasi terbaru dari industri film, berbagai bioskop seperti CGV, Lotte Cinema, dan Megabox juga mengikuti keputusan ini. Dalam pengumuman di media sosial, asosiasi menyatakan, "Setelah mempertimbangkan permintaan resmi dari pemegang hak dan dokumen klarifikasi dari distributor, kami memutuskan untuk menghentikan pemutaran di semua bioskop anggota. Kami percaya bahwa melanjutkan pemutaran saat pemegang hak sedang meragukan otentisitas film ini tidak sesuai dengan nilai publik yang dijunjung tinggi oleh bioskop seni dan kepercayaan penonton."


Kendala ini muncul setelah Zhou Fu Sheng, produser dari pemegang hak asli film, Shidai International Film Business Co., mengirimkan surat resmi kepada pihak bioskop yang menyatakan bahwa mereka tidak pernah menjual hak tayang film tersebut. Hal ini menyebabkan pengumuman penundaan pemutaran.

Distributor film, Aesom Pictures, mengonfirmasi adanya isu hak cipta yang sedang berlangsung. Mereka menyatakan, "Kami telah mengonfirmasi bahwa ada masalah hak cipta terkait film ini dan telah memberitahukan hal tersebut kepada pihak penjual. Kami berkomitmen untuk menyelesaikan masalah ini dengan cara yang hati-hati dan sesuai prosedur yang berlaku." Diketahui bahwa mereka memperoleh hak tayang dari sebuah distributor di Prancis.

'Bi Jeong Seong Si' adalah film yang mengangkat peristiwa bersejarah 2ยท28 Incident pada tahun 1947, di mana pemerintah Chiang Kai-shek mengerahkan kekuatan untuk menindas tuntutan kemerdekaan masyarakat Taiwan. Dalam film ini, Tony Leung berperan sebagai kepala keluarga yang memiliki ketidakmampuan pendengaran. Film ini meraih penghargaan Golden Lion di Festival Film Venesia ke-46 pada tahun 1989.

(wk/timw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!