Desainer Belgia Benjamin Voortmans klarifikasi tuduhan terhadap Ji Soo BLACKPINK terkait pakaian.
- Kamis, 07 Mei 2026 - 00:12 WIB
WowKeren - Benjamin Voortmans, desainer asal Belgia dan pendiri label Judassime, memberikan klarifikasi terkait tuduhan yang dilayangkannya kepada Ji Soo BLACKPINK. Voortmans sebelumnya mengklaim bahwa Ji Soo telah mencuri beberapa pakaian dari koleksinya yang dikirim untuk pemotretan sampul album.
Dalam pernyataannya di media sosial, Voortmans mengungkapkan bahwa enam bulan lalu, ia telah mengirimkan beberapa barang ke Korea untuk pemotretan album Ji Soo. Namun, hingga saat ini, beberapa barang tersebut belum dikembalikan. "Ji Soo dari BLACKPINK pada dasarnya mencuri barang-barang saya! Sudah enam bulan sejak saya mengirimkan banyak barang ke dia dan timnya di Korea untuk sampul albumnya. Mereka terus menunda tanggal pengembalian, dan saya tidak tahu apa yang terjadi. Saya bilang, baiklah, tunda saja, tapi beri tahu saya kapan barang-barang itu akan kembali karena saya selalu memberikan waktu satu minggu hingga maksimal satu bulan untuk barang-barang saya. Sampai hari ini, tidak ada yang merespons," ujar Voortmans.
Voortmans menambahkan bahwa ada tiga potong pakaian sangat penting dari koleksi terbarunya yang memiliki nilai tinggi. Ia kemudian mengambil langkah hukum dengan mengirimkan faktur dan kontrak, namun sayangnya tidak ada respons dari tim Ji Soo. Beberapa pihak lainnya juga melaporkan kejadian serupa, menimbulkan kritik publik terhadap tim idol tersebut.
Menanggapi meningkatnya kontroversi, Voortmans kemudian merilis video baru di mana ia menjelaskan, "Saya tidak pernah menyerang Ji Soo. Saya hanya menggunakan nama Ji Soo untuk mendapatkan respons dari siapa pun di timnya. Nama Ji Soo ada dalam email yang terkait dengan pemotretan. Saya hanya ingin mendapatkan barang-barang saya kembali," tegasnya, sambil meminta orang-orang untuk menghentikan kritik dan komentar negatif di dunia maya.
Pada tanggal 6 Mei, Voortmans kembali memperbarui situasi dengan menyatakan, "Saya baru saja menerima kabar bahwa semuanya sedang diselesaikan," dan menambahkan bahwa seseorang akan dikirim ke Korea untuk mengambil barang-barang yang dimaksud. Ia juga menyebutkan bahwa ada 10 orang lain yang terlibat dalam proyek tersebut, menekankan, "Saya hanya ingin mendapatkan barang-barang saya kembali, dan semuanya sedang diselesaikan sekarang."
Voortmans juga menyampaikan keprihatinannya sebagai desainer muda, "Desainer muda seperti kami menghabiskan banyak waktu untuk setiap karya. Namun, tidak mendapatkan respons dan diabaikan selama enam bulan adalah hal yang sangat menyedihkan," ungkapnya. Dengan situasi yang kini berangsur membaik, para penggemar berharap agar semua pihak dapat menemukan jalan keluar yang baik.
(wk/timw)