Robert De Niro kembali menyindir Donald Trump terkait berkas kasus Epstein dalam acara The Late Show.
- Selasa, 26 Mei 2026 - 15:01 WIB
WowKeren - Aktor legendaris Robert De Niro kembali menunjukkan keberaniannya dalam mengkritik Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, saat tampil di episode terbaru acara bincang-bincang The Late Show with Stephen Colbert. Momen tersebut terjadi pada 20 Mei 2026, menjelang penutupan program yang sangat dinanti-nantikan itu.
Dalam episode yang sangat dinamis itu, De Niro mengambil alih posisi Colbert sebagai pembawa acara sementara dan mengajukan pertanyaan khas yang sering diajukan oleh Colbert kepada para tamunya. "Nomor berapa yang Anda pikirkan?" tanya De Niro, menggugah rasa ingin tahu penonton.
Colbert menjelaskan bahwa angka yang sering dianggap benar oleh para tamu adalah angka tiga. Namun, jawaban De Niro justru membuat suasana menjadi lebih ceria dengan memancing gelak tawa dari penonton yang hadir di studio. "Saya pikir jawabannya adalah dua setengah juta. Itulah jumlah berkas Epstein milik Trump yang masih belum dirilis," ungkap De Niro dengan nada menggoda.
Kata-kata tajam tersebut langsung disambut dengan tepuk tangan dan sorakan meriah dari penonton, menunjukkan betapa beraninya De Niro dalam menyuarakan kritiknya terhadap Trump.
Robert De Niro memang dikenal sebagai salah satu tokoh Hollywood yang vokal dalam menyuarakan ketidakpuasan terhadap kepemimpinan Trump. Pada bulan Februari lalu, De Niro bahkan terlihat emosional saat mengajak publik untuk "melawan" pemerintahan Trump. "Kita harus menyelamatkan negara ini," serunya saat itu, menunjukkan betapa seriusnya ia dalam menanggapi keadaan politik yang ada.
Hubungan antara De Niro dan Trump memang telah lama memanas. Tak jarang, Trump membalas kritik yang dilontarkan De Niro dengan kata-kata pedas. Ia pernah menyebut De Niro sebagai "orang sakit jiwa dan pikun", serta meragukan IQ-nya. Ini menunjukkan betapa sengitnya perseteruan antara keduanya.
Tidak hanya De Niro, musisi legendaris Bruce Springsteen juga sempat memberikan sindiran kepada Trump saat tampil di acara yang sama. Ia menyatakan bahwa presiden tampaknya "tidak bisa menerima lelucon", menambah deretan kritik yang dilontarkan oleh para tokoh terkenal terhadap pemimpin mereka.
Episode terakhir The Late Show with Stephen Colbert tersebut juga dimeriahkan oleh kehadiran sejumlah bintang ternama lainnya, seperti David Byrne, Jon Stewart, dan Steven Spielberg, menambah keseruan dalam penutupan acara yang telah menjadi favorit banyak penonton ini.
Secara keseluruhan, penampilan De Niro dalam acara tersebut bukan hanya menjadi hiburan, tetapi juga mengajak penonton untuk berpikir kritis mengenai isu-isu yang sedang hangat di masyarakat. Dengan keberaniannya, De Niro berhasil mencuri perhatian dan menyampaikan pesan yang kuat tentang tanggung jawab publik dalam menghadapi kondisi politik saat ini.
(wk/timw)