Pengacara Kim Soo Hyun Ungkap Identitas Sumber Kontroversi dengan Kim Sae Ron
Instagram/Kim Soo Hyun/Instagram
Selebriti

Kim Soo Hyun menggugat Garosero Institute setelah munculnya rekaman audio yang dipermasalahkan.

WowKeren - Kim Soo Hyun kini tengah mengajukan gugatan kerugian senilai ratusan miliar won terhadap Kim Se Ui, kepala Garosero Institute, terkait kontroversi yang melibatkan Kim Sae Ron. Terbaru, terungkap detail mengejutkan mengenai identitas informan yang menyuplai rekaman audio yang diduga dimanipulasi menggunakan AI, yang menjadi bukti utama dalam kasus ini.

Pihak Kim Se Ui sebelumnya bersikukuh bahwa rekaman tersebut asli dan tidak dimanipulasi. Namun, identitas informan yang terungkap menunjukkan seseorang dengan klaim-klaim yang absurd dan tidak berdasar. Dalam wawancara di radio MBC pada tanggal 28 Mei, Ko Sang Rok, pengacara Kim Soo Hyun, menyatakan bahwa “informan tersebut bukanlah sosok yang dapat dipercaya,” sambil mengungkapkan pernyataan aneh dari si whistleblower.

Menurut Ko, informan tersebut sering kali mengeluarkan klaim yang tidak masuk akal kepada orang-orang di sekitarnya, seperti “diserang oleh seorang pembunuh bayaran yang disewa oleh Kim Soo Hyun” dan “dihibur secara pribadi oleh Won Bin setelah insiden tersebut.” Mereka bersikeras pada narasi yang dibuat-buat, melibatkan teori konspirasi yang seolah layak untuk dijadikan plot film, bahkan tiba-tiba melibatkan aktor top Won Bin seolah itu adalah kenyataan.


Ketidakandalan si whistleblower juga terlihat dari rekaman audio yang mereka berikan. Mereka menyebarkan beberapa versi rekaman audio yang disusun secara sembarangan, namun alur percakapan yang sebenarnya tidak sesuai dan mengandung kesalahan kritis. Selain itu, informan ini juga menghilang tanpa menyerahkan berkas asli kepada pihak berwenang yang seharusnya dapat memverifikasi apakah ada manipulasi yang terjadi.

Berdasarkan klaim-klaim absurd ini dan kondisi objektif yang ada, pihak investigasi telah menyimpulkan bahwa rekaman yang diajukan oleh Kim Se Ui kemungkinan besar telah dimanipulasi menggunakan teknologi AI. Pihak Kim Soo Hyun juga mengisyaratkan bahwa skala kerugian yang disebabkan oleh insiden ini jauh lebih besar dari yang diperkirakan, hint bahwa mereka mempertimbangkan untuk memperluas gugatan kerugian tersebut.

Pengacara Ko menambahkan, “Kami telah mengajukan gugatan dengan tuntutan kerugian sebesar ₩12.0 miliar KRW (sekitar $8.00 juta USD) segera setelah insiden ini,” namun juga menegaskan, “Jumlah kerugian ekonomi yang dihitung ulang sekarang jauh lebih tinggi.” Ia melanjutkan, “Berdasarkan materi yang diserahkan kepada pihak berwenang, kerugian telah mencapai sekitar ₩30.0 miliar KRW (sekitar $20.0 juta USD),” dan “Kami sedang mempertimbangkan untuk meningkatkan jumlah tuntutan jika diperlukan.”

(wk/timw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait