Lee Seung Gi dan Baekhyun terpaksa hadapi potensi kerugian besar terkait utang perumahan.
- Kamis, 04 Juni 2026 - 09:32 WIB
WowKeren - Lee Seung Gi dan Baekhyun kini tengah menghadapi potensi kerugian sebesar $10 juta akibat struktur pinjaman perumahan yang mencurigakan. Mereka tinggal di sebuah vila mewah yang dikelola oleh Cha Ga Won, ketua One Hundred Label, dengan jumlah kontrak jeonse yang sangat tinggi.
Dalam program jurnalisme investigasi MBC yang berjudul PD Note, terungkap bahwa Lee Seung Gi dan Baekhyun tinggal di vila tersebut dengan kontrak jeonse masing-masing sebesar 10,5 miliar won ($6,9 juta) dan 16 miliar won ($10,5 juta). Sistem jeonse merupakan metode sewa unik di Korea Selatan, di mana penyewa membayar deposit lump sum yang besar, biasanya antara 50% hingga 80% dari nilai pasar properti, alih-alih membayar sewa bulanan.
Awalnya, pinjaman maksimal yang diamankan untuk satu unit vila atas nama Cha Ga Won adalah sekitar 3,6 miliar won ($2,4 juta). Namun, jumlah pinjaman ini dilaporkan meningkat lebih dari tiga kali lipat setelah properti tersebut dikonversi menjadi pinjaman jeonse atas nama Lee Seung Gi dan Baekhyun.
PD Note juga mengangkat pertanyaan mengenai kredibilitas pemberi pinjaman, di mana pinjaman yang melebihi 10 miliar won diberikan oleh sebuah koperasi kredit yang terletak di Wando, Provinsi Jeolla Selatan, bukan lembaga keuangan besar di Seoul.
Koperasi kredit tersebut menjelaskan proses peninjauan untuk pinjaman Baekhyun yang mencapai 16 miliar won ($10,5 juta), dengan menyatakan, “Kami melakukan peninjauan pasar lokal dan menilai apakah Baekhyun memiliki pendapatan dan kemampuan pembayaran yang memadai.”
Menyikapi tingginya jumlah deposit jeonse, pihak Lee Seung Gi berbagi pengalaman mereka. Dalam pernyataan kepada tim produksi PD Note, Lee Seung Gi mengungkapkan, “Jumlah deposit yang akhirnya kami tanda tangani jauh lebih tinggi daripada yang sebelumnya dibicarakan. Itu tidak masuk akal bagi saya, jadi saya bertanya mengapa, dan saya diberitahu bahwa nilai properti yang dinilai adalah 16 miliar won ($10,5 juta).”
Program ini juga menyajikan bukti yang sepertinya bertentangan dengan klaim Cha Ga Won yang menyatakan bahwa dia pribadi menanggung pembayaran bunga utang yang besar. Cha sebelumnya menyebutkan, “Saya telah membayar ratusan juta won dalam bunga bulanan untuk artis kami selama tiga tahun terakhir.” Namun, PD Note melaporkan bahwa pembayaran bunga tersebut berasal dari akun perusahaan, bukan dana pribadi Cha. Program ini lebih jauh mengklaim bahwa para selebriti sendiri sebenarnya telah membayar bunga selama beberapa bulan terakhir.
Salah satu ahli yang tampil dalam program tersebut menjelaskan bahwa pengaturan ini mencerminkan “skema penipuan jeonse yang khas.” Ahli tersebut menyatakan, “Mereka menggelembungkan harga jeonse sebanyak mungkin dan kemudian menawarkan untuk membayar bunga. Jika mereka menjamin pinjaman, mengatur pembiayaan, dan bahkan menanggung pembayaran bunga, itu terdengar seperti kesepakatan bagus bagi penyewa. Namun, penyewa yang pindah ke properti serupa justru menjadi korban penipuan besar.”
Ahli tersebut berpendapat bahwa struktur ini memiliki banyak kesamaan dengan skema penipuan jeonse yang umum.
(wk/timw)