Kim Se Ui dituduh melanggar berbagai undang-undang, Kim Soo Hyun tak terlibat.
- Rabu, 24 Juni 2026 - 10:37 WIB
WowKeren - Pada 23 Juni 2026, Kim Se Ui, operator kanal YouTube Garo Sero Institute, resmi diadili oleh Kantor Kejaksaan Distrik Seoul. Dia dituduh melakukan pelanggaran terhadap Undang-Undang Jaringan Informasi dan Komunikasi, Undang-Undang Pidana Kekerasan Seksual, dan Undang-Undang Pidana Penyerangan.
Kejaksaan melakukan penyelidikan tambahan dengan cara mempertanyakan korban yang diduga dan meminta pemeriksaan forensik terhadap rekaman audio dari Kejaksaan Agung. Setelah melakukan penyelidikan, pihak berwenang menemukan bahwa Kim Se Ui diduga mengedit atau mendistorsi materi secara sembarangan serta menggunakan informasi yang tidak terverifikasi untuk menyebarkan klaim palsu terkait kehidupan pribadi Kim Soo Hyun dan Kim Sae Ron.
Pengacara Kim Se Ui menyatakan bahwa kliennya tidak bersalah dan bahwa semua tuduhan tersebut tidak berdasar. Mereka berjanji akan melakukan pembelaan yang kuat di pengadilan.
Kasus ini menarik perhatian luas karena melibatkan dua bintang besar K-Pop, yaitu Kim Soo Hyun yang dikenal sebagai salah satu aktor terkemuka di Korea Selatan, dan Kim Sae Ron, yang pernah menjadi sorotan di media. Isu ini juga menciptakan dampak besar di kalangan penggemar dan netizen, yang turut memantau perkembangan kasus ini dengan cermat.
Dalam wawancara terpisah, sumber dari kejaksaan mengungkapkan, "Kami akan terus menyelidiki semua bukti yang ada dan memastikan keadilan ditegakkan." Hal ini menandakan bahwa kasus ini masih akan berlanjut dan akan ada lebih banyak informasi yang terungkap ke depannya.
Para penggemar Kim Soo Hyun merasa lega mendengar bahwa aktor favorit mereka tidak terlibat dalam skandal ini dan berharap agar kasus ini segera terpecahkan. Banyak dari mereka yang menunjukkan dukungan melalui media sosial dengan tagar #JusticeForKimSooHyun, mengekspresikan kekhawatiran mereka terhadap reputasi dan kehidupan pribadi sang aktor.
Kasus ini juga menjadi pengingat akan pentingnya kehati-hatian dalam menyebarkan informasi, khususnya terkait kehidupan pribadi selebriti, yang sering kali menjadi sasaran rumor dan berita palsu. Di tengah perkembangan kasus ini, penggemar diminta untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh spekulasi yang tidak berdasar.
(wk/timw)