Menurut Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman, dirinya tidak pernah melewatkan ibadah seperti salat lima waktu dan puasa. Oleh sebab itu Dudung menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menjauhi Islam.
Pernyataan KSAD Dudung mengenai bahasa yang digunakan saat berdoa itu menuai kontroversi. Ada beberapa pihak yang menilai pernyataan dari Dudung itu sebagai penodaan agama.