Steven Tyler Menceritakan Jatuhnya Ia dari Panggung
Selebriti

Vokalis grup band Aerosmith ini menjelaskan ihwal jatuhnya ia dari panggung pekan lalu saat konser di South Dakota karena ia keliru mengambil langkah ketika melakukan tarian zig-zagnya.

WowKeren - Vokalis grup band Aerosmith, Steven Tyler, yang seminggu lalu jatuh dari panggung konser grup musik tersebut di South Dakota akhirnya berbicara mengenai kejadian naas tersebut. Seperti dilansir oleh majalah People, Steven menceritakan kejadian yang dialaminya tersebut.

Steven menjelaskan mulanya konser tersebut sempat ditunda selama satu jam karena adanya hujan badai kemudian ketika mereka akhirnya memulai konser, tiba-tiba masalah lain muncul. Di tengah-tengah lagu "Love In an Elevator" yang mereka bawakan terjadi kerusakan mesin yang menyebabkan musik berhenti.

Steven melanjutkan jika ia ingin meneruskan konser tersebut dan tak ingin menunggu hingga mesin selesai diperbaiki. Oleh karena itu, Steven lalu menyelesaikan lagu tersebut sambil melakukan tarian zig-zagnya. Namun, Steven keliru mengambil langkah sehingga ia terpeleset dan jatuh dari panggung. Terlebih lagi ia berada di pinggiran panggung.


Akibat dari kejadian naas tersebut, Steven yang jatuh terbalik mendapatkan 20 jahitan di belakang kepalanya dan juga mengalami patah tulang di bahu kirinya. Meskipun mengalami luka-luka, namun ia merasa sangat bersyukur karena tidak mematahkan lehernya. Ia juga mengucapkan terima kasih pada semua penggemarnya, dokter dan malaikat pelindungnya.

Kecelakaan tersebut terjadi ketika grup musik Aerosmith sedang menggelar konser mereka di Sturgis, South Dakota, tanggal 5 Agustus pekan lalu. Ia kemudian segera dilarikan ke rumah sakit di Rapid City. Tak lama setelah Steven sadar, grup musiknya kemudian mengumumkan pembatalan tur musim panas mereka, "Aerosmith/ZZ Top Tour", karena kecelakaan yang dialami oleh Steven.

Grup band Aerosmith yang berdiri tahun 1970 merupakan grup musik beraliran keras seperti hard rock dan heavy metal. Grup musik ini terdiri dari Steven, Joe Perry, Brad Whitford, Tom Hamilton dan Joey Kramer. Sepanjang perjalanan karirnya, grup band yang mengantongi empat penghargaan Grammy ini telah menjual lebih dari 150 juta kopi album.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!