Mark Ruffalo Sempat Ingin Berhenti Dari Perfilman Hollywood
Film

Namun ia bertahan usai melihat antusiasme penonton dan debut karyanya sebagai sutradara, "Sympathy for Delicious", meraih Special Jury Prize di Festival Film Sundance 2011.

WowKeren - Membangun karir dari nol dirasakan berat bagi calon pemeran Hulk di film "The Avengers", Mark Ruffalo. Bahkan, ia sempat ingin berhenti menjadi aktor pada 2009, setahun setelah kakaknya, Scott Ruffalo, tewas saat bermain Russian roulette (permainan uji nyali dengan menggunakan pistol revolver dan mengarahkannya ke kepala), 8 Desember 2008.

"Saya mengalami depresi. Saya kehilangan rasa cinta saya pada akting. Jadi saya berkata, 'Saya telah selesai'," kata Mark pada majalah Detail edisi Mei. "Saya memecat semua orang dan pindah bersama keluarga saya dari Los Angeles ke Callicoon, New York. Saya harus membuat perubahan yang radikal. 'The Kids Are All Right' adalah film terakhir. Saya tak tahu apa yang akan saya kerjakan setelah itu."

Diakui aktor film "Shutter Island" tersebut, bekerja sebagai aktor bukan hal yang mudah. Namun, ia mencoba menutupi hal itu pada keluarganya.


"Sungguh sangat brutal," kata Mark. "Tapi ketika saya berkata pada orang rumah, saya akan berkata 'Yah, saya sedang mengerjakan keahlian saya saat ini' padahal kenyataannya saya tak bisa mendapatkan pekerjaan lain karena tak seorangpun mau mempekerjakan saya. Sungguh memalukan."

Suatu hari, Mark pergi menyaksikan filmnya, "The Kids Are All Right", di Festival Film Sundance 2011. Rupanya, suasana di Sundance yang penuh nuansa perfilman dan reaksi para penonton yang antusias itu justru memberikan hikmah baginya. Aktor yang meraih nominasi penghargaan Oscar 2011 untuk kategori Best Supporting Actor karena "The Kids Are All Right" itu mengaku jadi teringat tentang betapa berharganya membuat film.

"Melihat orang-orang yang merasa lesu dan identitas film Hollywood yang keren bersatu dan berubah menjadi pengalaman menarik tentang membuat film dan penceritaan mengingatkan saya kalau saya seorang aktor," kata Mark yang memulai debutnya sebagai sutradara lewat film yang meraih penghargaan Special Jury Prize di Sundance, "Sympathy for Delicious" tersebut. "Seluruh hidup saya telah terarah untuk menjadi seorang aktor."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait