Mark Ruffalo mengaku masuk daftar blokir Paramount setelah menentang akuisisi Warner Bros.
- Rabu, 20 Mei 2026 - 00:01 WIB
WowKeren - Mark Ruffalo, aktor terkenal yang dikenal melalui perannya sebagai Hulk, mengungkapkan bahwa ia merasa sudah masuk dalam daftar bintang yang diblokir oleh Paramount Skydance. Hal ini terjadi setelah ia vokal menentang akuisisi studio tersebut terhadap Warner Bros. Discovery (WBD). Dalam sebuah podcast berjudul I've Had It, Ruffalo menyampaikan bahwa ia merasa tidak lagi dianggap bagian dari Paramount Skydance dan merasa perlu untuk bersuara mengenai isu merger yang melibatkan dua raksasa industri hiburan ini.
“Saya melakukan ini karena saya tahu kami harus melakukannya dan saya tahu apa yang terjadi, kalau saya tidak bersuara, hasilnya akan tetap sama. Saya sudah masuk daftar. Saya sudah bukan teman bagi orang-orang ini,” ucap Ruffalo. Ia melanjutkan, “Jadi pilihannya cuma melawan atau menyerah. Tapi hasilnya akan tetap sama kalau kamu tidak melawan, kalau kamu memilih diam. Begitulah cara kerja setiap perundung di dunia.”
Ruffalo menjadi salah satu dari sekian banyak aktor yang menandatangani surat terbuka yang mengkritik merger antara Paramount Skydance dan WBD. Ia mencatat bahwa banyak orang di industri hiburan yang merasa takut untuk menandatangani surat tersebut. “Mereka takut karena, (Skydance) meminjam ucapan seorang agen ternama yang namanya tidak akan saya sebutkan di sini, keluarga Ellison adalah orang-orang yang pendendam,” jelasnya dengan merujuk pada David Ellison, pemilik Skydance.
Meski awalnya ada keraguan, Ruffalo melaporkan bahwa semakin banyak pelaku industri Hollywood yang mulai berani untuk angkat suara. “Yang kami tahu adalah keberanian itu menular, dan ada rasa aman ketika dilakukan bersama-sama,” ungkapnya. “Banyak orang yang menandatangani surat ini adalah mereka yang memang mampu untuk bersuara, seperti saya, atau justru mereka yang tidak mampu untuk diam. Mereka sedang memperjuangkan hidup mereka. Taruhannya sangat, sangat besar.”
Dalam kesempatan tersebut, Ruffalo juga mengingat merger antara Fox dan Disney yang sebelumnya terjadi dan berdampak besar pada industri hiburan. Ia mengatakan, “Terakhir kali merger terjadi adalah Fox-Disney, dan kami kehilangan begitu banyak pekerjaan, begitu banyak acara, juga banyak film yang sedang diproduksi, tahap pra-produksi, maupun dalam pengembangan. Dan kami tahu tanda-tandanya sudah jelas terlihat.”
Merger antara Paramount Skydance dan Warner Bros merupakan langkah akuisisi besar senilai US$111 miliar. Penggabungan ini bertujuan untuk mengkonsolidasikan studio film besar, jaringan televisi, dan layanan streaming menjadi raksasa hiburan global. Sebelumnya, Paramount Skydance mengklaim bahwa pengambilalihan Warner Bros. Discovery (WBD) tidak akan menciptakan monopoli dan mampu bersaing dengan studio serta layanan streaming besar lainnya.
(wk/timw)