Spesies baru Neonothopanus gardner itu ditemukan di Brazil oleh Dennis Desjardin dan timnya dari Francisco State University.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 09 Juli 2011 - 13:32 WIB
WowKeren - Spesies baru dari tanaman jamur menyala dalam gelap yang tak lagi tumbuh sejak 1840 telah ditemukan di hutan tropis Brazil. Sebenarnya tanaman yang dinamakan Neonothopanus gardner tersebut ditemukan oleh ilmuwan Dennis Desjardin bersama timnya dari San Francisco State University pada 2009. Namun karena saat itu sedang diteliti, tim Francisco State University baru mempublikasikan temuan ini lewat jurnal Mycologia sekitar tahun ini
"Mereka bersinar 24 jam sehari, selama air dan oksigen tersedia," kata Dr. Dennis. "Biasanya tanaman hanya memperlihatkan cahaya ini dalam sekali sembur. Hal ini mengandung makna kalau kimia yang ada dalam enzim jamur telah siap tersedia dalam jumlah berlimpah."
Sejauh ini, kandungan kimia dalam jamur belum diketahui. Pihak ilmuwan meyakini kalau kemunculan cahaya dalam gelap itu terjadi untuk menarik minat serangga yang biasa dimangsa jamur tersebut.
"Kami tak tahu kenapa ini bisa terjadi," kata Dr. Dennis mengakui. "Mungkin jamur itu bersinar untuk menarik serangga musuhnya dan akan memakan mereka sebelum dimangsa serangga otu. Tapi kami tak punya data untuk mendukung hal ini."
Jamur glow in the dark ini dikenali pertama kali oleh botanis Inggris, George Gardner, di Brazil. Ketika itu, George secara tak sengaja mendapati beberapa bocah memainkan jamur tersebut yang mereka juluki flor-de-coco. Para bocah kemudian menunjukkan pada George tempat dimana jamur tersebut tumbuh. George kemudian mengirimkan jamur yang kemudian diberi nama Agaricus gardneri tersebut ke Kew Herbarium di Inggris.
Simak fotonya berikut ini:
(wk/)