Kucing Bermuka Dua Bertahan dari Teror Janus
Nasional

Kucing bernama Frank dan Louie itu mencatatkan namanya dalam rekor dunia Guinness World Records.

WowKeren - Frank dan Louie memiliki cacat lahir genetik yang menyebabkan dia tumbuh dengan wajah tambahan. Meski dengan kelainan tersebut, hewan ini dinobatkan sebagai kucing berwajah dua yang tertua di dunia.

Kucing berwarna abu-bau ini memiliki dua mulut, dua hidung dan tiga mata. Frank dan Louie dimotori hanya dengan satu otak.

Keanehan ini disebabkan oleh kondisi yang disebut Janus. Dalam kepercayaan Romawi kuno, Janus adalah dewa dari awal dan transisi. Janus dilambangkan dengan dewa bermuka dua yang bisa melihat masa depan dan masa lalu.

Tapi, bagi kucing Janus biasanya menyebabkan hewan mengeong itu bisa bertahan hidup hanya beberapa hari. Kondisi ini diperkenalkan oleh Dr. Karl Shuker sebagai penggolongan bagi kucing yang memiliki kelainan genetik.


Ternyata, prediksi teror Janus itu tidak berlaku bagi Frank dan Louie. Karena kucing yang tinggal dengan Marty, warga Massachusetts, Amerika Serikat, itu bisa bertahan hidup selama 12 tahun.

Pencapaian Frank dan Louie diakui oleh lembaga pencatat rekor terkemuka dunia, Guinness World Records. "Mereka adalah kucing Janus yang paling lama hidup," kata juru bicara Guinness World Records, Sara Wilcox.

Menurut Wilcox, Frank dan Louie ini akan masuk dalam buku rekor edisi 2012. Kucing itu lahir pada 9 September 1999 dan dipelihara oleh Marty. Bagi Marty, kucing Janus itu tergolong luar biasa karena bisa hidup begitu lama.

"Biasanya, kucing dengan kondisi seperti itu hanya bertahan hidup antara satu hingga empat hari," ujar kata Marty. "Saat kucing itu lahir, setiap hari adalah berkat."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!