Tantri Kotak mengalami insiden mengejutkan saat manggung di Sukabumi, Jabar.
- Rabu, 22 Juli 2026 - 10:31 WIB
WowKeren - Dalam sebuah penampilan yang berlangsung di Geopark Ciletuh, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Tantri Kotak mengalami insiden yang mengejutkan ketika seorang pria tak dikenal memeluknya saat ia hendak meninggalkan panggung. Insiden ini terjadi pada tanggal 22 Juli 2026, di penghujung penampilan band Kotak dalam acara Syukuran Nelayan, dan menciptakan suasana tegang di antara penonton yang hadir.
Ketika Tantri selesai membawakan lagu terakhir, seorang pria tiba-tiba naik ke panggung dan mendekatinya. Beruntung, tim pengamanan bertindak cepat untuk mengamankan pria tersebut sebelum situasi menjadi lebih serius. Tantri mengungkapkan bahwa ia tidak menyangka akan ada penonton yang nekat menerobos batas keamanan yang ada.
"Jadi kemarin pas akhir setelah perform Kotak, tiba-tiba ada satu laki-laki yang dia mungkin over-excited ya, dan mungkin dalam kondisi yang sedikit tidak sadar. Jadi dia tiba-tiba naik ke atas panggung, terus langsung memeluk," kata Tantri saat ditemui di Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada 21 Juli 2026. Dia menambahkan bahwa kejadian itu berlangsung sangat cepat dan membuatnya terkejut.
Meskipun awalnya syok, Tantri merasa bersyukur karena kru dan teknisi yang bertugas di sekitar panggung langsung bereaksi. "Cuma ya itu, karena aku baru banget selesai, jadi masih kayak sadar nggak sadar juga pas balik badan. Eh kaget gitu. Jadi untungnya memang ada teknisi ku yang memang cepat gitu menghalau si Mas itu," ujarnya.
Tim di lapangan menduga bahwa pria yang memeluk Tantri kemungkinan berada di bawah pengaruh minuman keras. Dugaan ini muncul berdasarkan sikap pelaku yang terlihat tidak sepenuhnya sadar saat diamankan. Menurut keterangan dari tim Tantri, pria tersebut tetap tersenyum dan mengaku sebagai penggemar ketika dibawa oleh aparat kepolisian. "Mungkin diduga tidak sadarkan diri, bukan tidak sadar apa ya, dalam pengaruh minuman keras mungkin ya. Jadi gak sadarlah gitu. Pas katanya sih, kata tim aku waktu pas lagi dibawa sama polisi, dia masih cengar-cengir, 'Saya teh fans-nya,' sambil cengar-cengir tapi sambil ya, nggak sadar," tuturnya.
Insiden ini meninggalkan kesan mendalam bagi Tantri. Ia menyadari betapa berbahayanya situasi tersebut setelah melihat rekaman video yang beredar di media sosial. Pelantun lagu 'Beraksi' ini menyatakan bahwa pengalaman tersebut menjadi pelajaran penting bagi dirinya dan seluruh tim untuk meningkatkan kewaspadaan saat tampil di atas panggung.
"Ya dibilang trauma sih ini mungkin jadi salah satu pelajaran buat aku sama tim juga. Gak bisa sembarangan, harus lebih ekstra hati-hati di atas panggung, gak bisa sembarangan orang naik yang memang bukan bagian dari kita, gitu. Karena memang menghindari hal-hal seperti itu," tegas Tantri, mengingatkan pentingnya keselamatan saat berada di panggung.
(wk/timw)