Ia terlihat sedih saat petugas memborgol dan menggiringnya keluar ruangan sidang sebagai hukuman karena tidak melengkapi kerja sosialnya di Downtown Women's Centre.
- Tim WowKeren
- Kamis, 20 Oktober 2011 - 10:51 WIB
WowKeren - Rabu, 19 Oktober, Lindsay Lohan menghadiri sidang review kasus pelanggaran masa percobaan di pengadilan Los Angeles. Ia divonis kembali ke penjara karena gagal menyelesaikan masa hukuman kerja sosial di Downtown Women's Centre.
Aktris berusia 25 tahun itu sempat menangis setelah vonis pembatalan hukuman masa percobaan yang diputuskan hakim. Ia pun dibawa dengan tangan terborgol sambil digiring polisi. Untung saja, penderitaan tersebut tak berlangsung lama, Lindsay kembali bebas setelah pengacaranya, Shawn Chapman Holley, membayar uang jaminan USD 100.000 atau sekitar Rp 900 juta.
Saat sidang, Hakim Stephanie Sautner menegaskan kalau Lindsay telah melanggar 9 kali pertemuan di Downtown Women's Center di mana ia seharusnya menjalani masa hukuman 360 jam karena melanggar masa percobaan terkait kasus pencurian kalung. Hakim Stephanie gusar karena dalam sidang sebelumnya ia berjanji tak akan mentolerir jika Lindsay kembali melakukan pelanggaran.
"Sudah berapa banyak pelanggaran yang terjadi?" kata Hakim Stephanie. "Hukuman masa percobaan itu adalah 'Hadiah' bukan 'Hak'."
Hakim juga kesal karena Lindsay dipindah tugas oleh pemerintah kota untuk bekerja di Palang Merah Amerika tanpa seijin pengadilan. "Tak ada seorangpun yang punya wewenang untuk mengubah hukumanku," kata Hakim Stephanie.
Pengacara Lindsay, Shawn, berargumen bahwa sangat gegabah menilai kliennya melakukan pelanggaran. Lindsay berhalangan hadir karena urusan pekerjaan di luar negeri. Shawn juga bersikeras kalau psikiater Lindsay memberikan penilaian yang bagus tentang kondisi kejiwaan. "Laporan mengungkapkan kalau Nona Lohan telah bersikap bertanggungjawab dan dewasa," kata Shawn.
Hakim Stephanie tentu saja langsung berang. "Gagal menghadiri 9 kali pertemuan dikatakan sebagai pencapaian kedewasaan?" tanya hakim.
Hakim Stephanie juga mengkritik alasan Lindsay mangkir dari hukuman karena urusan pekerjaan. Pasalnya, sang hakim mengetahui kalau Lindsay lebih banyak berpesta pora di Eropa. Selain itu, Hakim Stephanie juga skeptis dengan laporan psikologis kalau Lindsay rajin menghadiri konseling kejiwaan setiap minggu mengingat di waktu-waktu tersebut, Lindsay justru lebih sering bepergian ke luar negeri.
Nasib Lindsay masih di ujung tanduk. Nantinya sidang dengar pendapat untuk memutuskan apakah ia akan dipenjara atau tidak dijadwalkan berlangsung 2 November. "Lindsay berharap masalah ini bisa diselesaikan pada 2 November dan pengadilan akan kembali memberikan hukuman masa percobaan dan mengijinkannya menyelesaikan kerja sosialnya," kata juru bicara Lindsay.
Berikut ini foto Lindsay Lohan saat di ruang sidang:
(wk/)